SEKATOJAMBI.COM, KUALATUNGKAL – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke-XXIII Tahun 2023 direncanakan pada 9-16 Juli 2023. Diketahui, Porprov Jambi 2023 ini akan digelar di Kota Jambi dan di Muaro Sabak.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengirimkan 622 orang atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke-XXIII Tahun 2023.

Hermansyah Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Tanjabbar mengatakan, ada 622 atlet yang bakal dikirim untuk Porprov Jambi.

“Berbagai persiapan telah dilakukan, dan persiapan sudah mencapai 90 persen,” katanya, Rabu (14/6/2023).

“Untuk seluruh atlet cabang olahraga (Cabor) pemkab mengirim sebanyak 622 orang kontingan,” sambungnya.

Hermansyah melanjutkan, dari 622 kontingen tidak seluruhnya menggunakan dana APBD 2023, ada yang didanai secara mandiri.

KONI Provinsi Jambi memberikan kesempatan bagi kabupaten dan kota untuk mengirimkan atletnya di perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXIII/2023 Jambi. Panitia Besar Porprov XXIII/2023 Jambi membuka entri by name tahap kedua hingga 11 Juni mendatang. Hasilnya nanti akan diverifikasi dan diputuskan melalui rapat CdM III dengan pembahasan finalisasi.

Ketua Umum Porprov XXIII/2023 Jambi, Budianto mengatakan sesuai tahapan entri by name tahap kedua kembali digulirkan setelah entri by name tahap pertama selesai.

“Tahap pertama sudah kita verifikasi, masih ada yang belum memenuhi kelayakan makanya dibuka tahap kedua,” katanya usai rapat CdM II di Ruang Rapat Kantor KONI Provinsi Jambi, Sabtu (3/6/2023).

“Jadi, permasalahan atlet yang diinput oleh KONI kabupaten dan kota ada tidak seseuai aturan misalnya ada KK yang dari luar daerah dan KK-nya belum sampai dua tahun serta KK yang disampaikan itu buram,” ujarnya.

Terdapat 274 atlet dari 11 kabupaten dan kota yang belum terverifikasi sah menjadi atlet Porprov. Dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan semua sudah memenuhi syarat untuk entri by numbers dan by name.

“40 cabor sudah memenuhi kelayakan pertandingan. Cabor di dalam peraturannya harus diikuti 6 kabupaten kota dan itu sudah memenuhi semua,”

“Namun ketika masuk entri by name masing-masing nomor pertandingan itu ada atlet yang diinput bermasalah atau tidak terverifikasi sehingga dari 600 nomor pertandingnan di Porprov masih ada sekitar 200an nomor yang belum memiliki kelayakan pertandingan,” pungkasnya.