SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Jumlah korban dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Muaro Jambi terus bertambah. Hingga Sabtu (31/1/2026) pagi, sebanyak 150 pelajar dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Lonjakan pasien mulai terjadi sejak Jumat siang. Sebagian besar korban dibawa dan dirawat di RSUD Ahmad Ripin Sengeti, sementara sebagian lainnya menjalani perawatan rawat jalan.
Direktur RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Agus Subekti, mengatakan pihaknya menerima tambahan pasien dalam jumlah signifikan dalam waktu singkat.
“Dari kemarin siang hingga pagi ini, total sementara sekitar 150 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, delapan pasien terbaru merupakan santri dari salah satu pondok pesantren yang baru dirujuk ke rumah sakit pada Sabtu pagi.
Saat ini, sebanyak 70 pelajar masih menjalani perawatan inap. Sementara itu, sekitar 30 pasien direncanakan dipulangkan pada sore hari setelah kondisi mereka dinyatakan membaik.
“Dua pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan. Selebihnya menjalani rawat jalan atau telah dipulangkan,” tambah Agus.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan belum diumumkan. Pemerintah daerah juga belum mengungkap jenis makanan MBG yang dikonsumsi para pelajar maupun hasil pemeriksaan laboratorium.































