Muara Tebo – Meski anggaran perbaikan telah masuk dalam program swakelola, kondisi Jalan Padanglamo hingga kini masih rusak parah dan belum menunjukkan perubahan berarti.
Jalan yang menjadi akses utama warga itu dipenuhi lubang, permukaan aspal terkelupas, serta tergenang air saat hujan turun.
Warga menilai realisasi anggaran tersebut tidak sebanding dengan kondisi di lapangan. Hingga saat ini, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan yang signifikan, sementara kerusakan jalan justru semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Katanya anggaran sudah ada, tapi jalan tetap seperti ini. Tidak ada tanda-tanda diperbaiki,” ujar salah seorang warga setempat.
Kerusakan Jalan Padang lamo tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Warga berharap pemerintah terkait segera turun tangan melakukan perbaikan nyata, bukan sekadar perencanaan di atas kertas.
Berikut rincian anggaran penanganan ruas jalan provinsi Jambi yang menjadi domain Dinas PUPR melaku UPTD Alkal Provinsi Jambi salah satu diantarnaya Jalan Padang Lamong melalui skema swakelola setiap tahunnya:
Ringkasan Data dari SIRUP
1. Tahun Anggaran 2023
Paket:Pemeliharaan Jalan di Kabupaten Tebo (Swakelola)K/L/D: Dinas PUPR Provinsi Jambi, Kode RUP: 31763298
Sumber Dana: APBD Provinsi Jambi
Pagu Anggaran Rp1.100.000.000
Waktu Pelaksanaan: Januari – Desember 2023Deskripsi: Pekerjaan rutin jalan pada ruas jalan provinsi di Kab. Tebo
2. Tahun Anggaran 2025 Paket:Pemeliharaan Rutin Jalan di Kab. Tebo (Swakelola)K/L/D: Dinas PUPR Provinsi Jambi Kode RUP: 38965293
Sumber Dana: APBD Pagu Anggaran: Rp940.955.040
Waktu: Maret 2025
Perbandingan Anggaran Tahun Skema Pagu 2023 Swakelola Rp1,1 Miliar 2025 Swakelola Rp940,9 JutaTurun sekitar Rp159 juta dari 2023 ke 2025.
Catatan Anggaran swakelola ada setiap tahun, tapi: Kondisi jalan Padang Lamo tetap rusak parah Tidak terlihat perubahan signifikan di lapangan
Swakelola sama dikerjakan sendiri oleh dinas Minim pengawasan eksternal Rentan tidak transparan jika tanpa laporan terbuka Pekerjaan disebut “pemeliharaan rutin” Tapi fakta lapangan menunjukkan kerusakan berat.



























