SEKATOJAMBI.COM, BUNGO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bungo telah menyalurkan zakat konsumtif kepada 14.711 mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Bungo.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bungo, Duminis, mengatakan bahwa pendistribusian zakat tahun ini mencakup berbagai program bantuan yang menyasar masyarakat kurang mampu, fakir miskin, serta kelompok rentan lainnya.
“Pada kegiatan penyaluran kali ini, kami menyerahkan sebanyak 6.720 amplop untuk para mustahik. Selain itu juga terdapat bantuan program Z-Mart bagi dua orang penerima,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, bantuan Z-mart secara keseluruhan terdapat sekitar 50 orang perkecamatan penerima bantuan program pemberdayaan di Kabupaten Bungo. Untuk setiap kecamatan, BAZNAS juga menyalurkan bantuan kepada sekitar 50 orang penerima manfaat.
Selain bantuan konsumtif, BAZNAS Bungo juga menyalurkan sejumlah program bantuan lainnya. Di antaranya program Z-Auto berupa bantuan bengkel yang pada tahun ini diberikan kepada 2 orang penerima di Kabupaten Bungo. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat meningkatkan usaha dan kemandirian ekonomi.
Tidak hanya itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan bedah rumah bagi empat keluarga yang membutuhkan. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Menurut Duminis, penyaluran zakat ini merupakan bagian dari upaya membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengentaskan kemiskinan.
“Dana zakat yang terkumpul telah kami salurkan untuk berbagai program, seperti bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan bagi orang terlantar, program bedah rumah, hingga bantuan bagi korban musibah,” jelasnya.
Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan modal usaha, bantuan bagi anak yatim, program khitanan massal, serta bantuan konsumtif bagi kelompok panti jompo.
Sementara itu, bantuan yang diserahkan pada kegiatan kali ini ditujukan kepada fakir miskin serta para pegawai syara yang tersebar di desa dan kelurahan di Kabupaten Bungo. Penyalurannya dilakukan melalui Kantor Urusan Agama (KUA), pihak kecamatan, pengurus BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta unsur masyarakat lainnya.
Duminis berharap ke depan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Kami berharap masyarakat dapat terus mempercayakan penyaluran zakatnya kepada BAZNAS, sehingga pengumpulan zakat ke depan dapat meningkat dan penyalurannya semakin maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
































