SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Wali Kota Jambi, dr Maulana memaparkan berbagai isu strategis pembangunan daerah dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Jambi, unsur Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, Forum RT Kota Jambi, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam paparannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi ke depan akan berfokus pada sejumlah isu utama yang menjadi tantangan pembangunan daerah.
Maulana menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk serta ekspansi wilayah perkotaan telah berdampak pada meningkatnya kemacetan dan mobilitas masyarakat.
Selain itu, prasarana dan utilitas kota dinilai masih belum merata.
Permasalahan banjir juga masih menjadi perhatian utama, terutama di wilayah sistem alur sungai yang bermuara ke Sungai Batanghari serta kawasan yang rawan genangan.
“Ke depan diperlukan pengembangan transportasi terpadu yang efektif sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap banjir dan peningkatan jumlah kendaraan,” ujarnya.
Isu lain yang disoroti adalah tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup akibat pesatnya perkembangan sosial dan ekonomi.
Hal tersebut antara lain berdampak pada penurunan ruang terbuka hijau (RTH), konflik pemanfaatan ruang, serta meningkatnya polusi.
Selain itu, Kota Jambi juga menghadapi kerentanan terhadap bencana banjir serta dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Menurut Maulana, perencanaan tata ruang yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan ruang hijau serta ruang publik menjadi kunci untuk menciptakan kota yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.
Dalam bidang sosial, pemerintah kota juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Maulana menyebutkan bahwa layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan administrasi masih perlu terus ditingkatkan, termasuk penanganan stunting, TBC, dan HIV/AIDS.
Maulana menyebutkan bahwa layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan administrasi masih perlu terus ditingkatkan, termasuk penanganan stunting, TBC, dan HIV/AIDS.
“Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan ketahanan lingkungan harus dijaga agar pembangunan dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang,” katanya.
10 Proyek Strategis Kota Jambi Bahagia 2027
Dalam Musrenbang tersebut, Wali Kota juga memaparkan 10 proyek strategis bertajuk Kota Jambi Bahagia 2027, yaitu:
1. Pengembangan Kawasan Kota Tua
2. Pembangunan Gedung Parkir
3. Pembangunan Aviary
4. Pembangunan Diorama
5. Revitalisasi Pasar Talang Banjar dan Pasar Induk Talang Gulo
6. Pengembangan Danau Retensi Simpang Rimbo
7. Kerja sama layanan angkutan kota dan fasilitas terminal
8. Mendorong UMKM dan ekonomi kreatif di Terminal Rawasari
9. Pengembangan Wisata Tiga Danau (Teluk Kenali, Sipin, dan Telago Kajang Lako)
10. Pengembangan Wisata Religi Jambi Kota Seberang
8. Mendorong UMKM dan ekonomi kreatif di Terminal Rawasari
9. Pengembangan Wisata Tiga Danau (Teluk Kenali, Sipin, dan Telago Kajang Lako)
10. Pengembangan Wisata Religi Jambi Kota Seberang
































