SEKATOJAMBI.COM, MERANGIN – Bupati Merangin, M. Syukur, menunjukkan visi yang luar biasa dalam mewujudkan kemandirian pangan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
Semangat ini terpancar saat beliau memimpin langsung panen jagung di Balai Benih Utama (BBU) Sungai Manau, Sabtu (18/04).
Mantan legislator Senayan itu menegaskan bahwa, memperkuat ketahanan pangan bukan hanya teori di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Pertanian untuk menjadi garda terdepan dengan menjadikan lahan-lahan milik pemerintah sebagai percontohan bagi masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan sektor pertanian harus berubah. Ia tak ingin melihat pemerintah hanya menyalurkan bantuan lalu lepas tangan.
“Saya ingin Dinas Pertanian memberikan contoh. Jangan kita suruh masyarakat menanam, tapi kita sendiri tidak punya contoh yang berhasil. Saat ini ada 40 hektar lahan pemerintah yang dikelola langsung. Ini adalah bukti bahwa kita serius mengurus pangan,” tegas Bupati M. Syukur dengan penuh semangat.
Kata Bupati, keberhasilan instansi pemerintah dalam mengelola lahan “tidur” menjadi produktif akan memicu kepercayaan diri masyarakat untuk ikut bergerak memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan kosong lainnya.
Visi ketahanan pangan yang diusung Bupati tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan sektor peternakan dan program nasional.
































