SEKATOJAMBI.COM, KERINCI – Bencana alam longsor terjadi di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tepatnya di ruas jalan menuju Bukit Tirai Embun, Kecamatan Siulak Mukai.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Selasa (21/04/2026) yang mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan, menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas, terutama bagi warga yang hendak menuju kebun.
“Longsor terjadi malam tadi setelah hujan lebat. Jalan yang biasa kami lalui jadi tidak bisa dilewati,” ujar warga.
Selain longsor, curah hujan tinggi juga menyebabkan debit air Sungai Batang Merao meningkat, yang turut memperparah kondisi di sejumlah titik rawan bencana di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci langsung bergerak cepat dengan menurunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsor.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefri, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/04/2026), membenarkan adanya dua titik longsor di jalur menuju Bukit Tirai Embun.
“Alat berat sudah kami turunkan untuk membersihkan material longsor. Memang ada dua titik yang terdampak, dan sebelumnya, sebelum tanggal 18 April lalu, juga pernah terjadi longsor di ruas jalan ini,” jelasnya.
Setelah dilakukan pembersihan, kondisi jalan saat ini sudah kembali bisa dilalui kendaraan.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi selama curah hujan tinggi masih berlangsung.






























