SEKATOJAMBI.COM, TANJABBAR – Polres Tanjung Jabung Barat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak vendor/mitra menggelar rapat koordinasi pemutakhiran data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (14/05/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan operasional SPPG berjalan optimal sesuai standar kesehatan dan higienitas.
Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi pemerintah terhadap operasional SPPG, khususnya terkait pemenuhan standar kesehatan dan sanitasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kabag SDM AKP Junaidi Anton, SH., MH., yang disampaikan Kasi Humas IPDA Ucen S. Kasih mengatakan, rakor ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh aspek pendukung operasional SPPG.
“Rapat ini menjadi langkah penting dalam pemutakhiran data dan pemenuhan standar operasional. Tujuannya agar pelaksanaan SPPG di wilayah hukum Polres Tanjab Barat dapat berjalan aman, higienis, dan tepat sasaran,” ujar Kasi Humas.
Dalam rapat tersebut, sejumlah poin utama dibahas, di antaranya pemutakhiran data penerima manfaat MBG, validasi data berbasis Dapodik dan BKKBN, serta kesiapan fasilitas dapur sesuai standar kesehatan.
Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat utama operasional SPPG. Pemerintah saat ini diketahui masih melakukan penghentian sementara terhadap SPPG yang belum memenuhi standar yang ditetapkan.
BGN juga melakukan pengawasan, inspeksi dan audit terhadap seluruh SPPG, termasuk memastikan tidak adanya pelanggaran dalam pengadaan bahan baku oleh vendor. Sementara pihak vendor dan mitra diminta menjamin kualitas bahan baku, menjaga kebersihan dapur serta mengedepankan transparansi dalam proses pengadaan.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam percepatan pemenuhan persyaratan operasional SPPG, sehingga program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan maksimal di wilayah Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.































