SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, Personel Ops Antik Siginjai 2026 Polda Jambi melaksanakan apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan deteksi dini menggunakan anjing pelacak (K9), Kamis (16/7/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi di Lapangan Hitam Mapolda Jambi yang dipimpin oleh AKP Rafno, S.H., M.H., selaku Ps. Kasubbag Minopsnal Ditresnarkoba Polda Jambi.
Dalam arahannya, seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Antik Siginjai 2026 diingatkan untuk terus mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Provinsi Jambi.
Usai apel, personel Satgas Ops Antik Siginjai 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi anti narkoba dan deteksi dini dengan melibatkan unit K9 di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Jalan Raya Pelabuhan KM 09, Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Plt. Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jambi, Ipda Suramin, S.H. Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, modus operandi peredaran gelap yang terus berkembang, serta dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan.
Selain itu, peserta juga diimbau agar berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Sebagai bentuk langkah preventif, personel K9 Ditresnarkoba Polda Jambi turut melakukan deteksi dini di sejumlah area operasional guna memastikan tidak terdapat indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan pelabuhan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wedhar Tani Aji S selaku Terminal Head IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi, para operator lapangan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, serta personel Satgas Ops Antik Siginjai 2026 dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat, khususnya lingkungan kerja di kawasan pelabuhan, dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus mendukung keberhasilan Operasi Antik Siginjai 2026 di wilayah hukum Polda Jambi.


























