SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muaro Jambi periode 2026–2031 terus bergulir, kini memasuki tahapan wawancara.
Setelah menyelesaikan tahapan seleksi administrasi, sebanyak 23 peserta mengikuti ujian kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dan penulisan makalah yang digelar Senin (14/7/2026) lalu.
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Muaro Jambi, Budhi Hartono, mengatakan hasil ujian kompetensi tersebut akan diumumkan setelah seluruh proses penilaian selesai dilakukan tim seleksi.
Menurut Budhi, dari 23 peserta yang mengikuti tes kompetensi, hanya 20 orang dengan nilai terbaik yang berhak melanjutkan ke tahap wawancara. Tahapan ini berlangsung pada 15 hingga 16 Juli 2025.
“Wawancara menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi karena tidak hanya mengukur kemampuan akademik peserta, tetapi juga melihat rekam jejak, komitmen, integritas, serta gagasan yang dimiliki calon pimpinan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim seleksi akan mendalami berbagai strategi dan inovasi yang ditawarkan para kandidat, khususnya dalam upaya meningkatkan pengelolaan dan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Muaro Jambi.
Setelah seluruh tahapan selesai, tim seleksi akan menetapkan 10 nama terbaik berdasarkan akumulasi nilai CAT, penulisan makalah, dan wawancara. Hasil tersebut dijadwalkan diumumkan pada 20 Juli mendatang.
10 nama yang lolos nantinya akan diserahkan kepada Baznas RI untuk menjalani proses seleksi akhir. Dari daftar tersebut, Baznas pusat akan menetapkan 5 orang yang akan menjabat sebagai pimpinan Baznas Kabupaten Muaro Jambi periode 2026–2031.
Proses rekrutmen ini diharapkan mampu menghasilkan pimpinan yang memiliki kapasitas, integritas, serta visi yang kuat dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi.



























