SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Ditpolairud Polda Jambi menggelar kegiatan Peningkatan Relevansi Pembelajaran bagi siswa SMK Taruna Nusantara yang akan mengikuti Basic Safety Training (BST), Selasa (10/12/2025), di Kolam Renang Ratu. Pelatihan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dan dirancang untuk memperkuat kesiapan siswa menghadapi standar keselamatan dasar di bidang kemaritiman.
Kegiatan dipimpin langsung oleh personel Ditpolairud, yaitu Iptu Azman, Aipda Firmansyah S.Sos., Bripka Irwandi, Bripda Ravi Akbar, Bripda Dendy Prasetyo, dan Bripda Jogi Hutajulu. Seluruh instruktur terlibat dalam memberikan materi praktik maupun pendampingan selama pelatihan berlangsung.
Pelatihan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk kesiapan mental dan disiplin peserta, dilanjutkan sesi pemanasan untuk memastikan kondisi fisik tetap prima. Setelah itu, peserta diberikan pengenalan alat-alat selam sebagai dasar pengetahuan penting yang harus dikuasai sebelum memasuki dunia kerja maritim.
Beragam latihan inti kemudian diberikan kepada para siswa, meliputi apnea, water trappen, renang sejauh 100 meter, hingga latihan berenang menggunakan fins dan snorkel. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan daya tahan, teknik pernapasan, serta kemampuan adaptasi siswa terhadap kondisi perairan. Kegiatan ditutup dengan sesi pendinginan guna memulihkan kondisi tubuh setelah latihan intensif.
Sebanyak 13 siswa jurusan Nautika SMK Taruna Nusantara menunjukkan peningkatan kemampuan signifikan, baik dari sisi teknik renang maupun ketahanan fisik. Selain itu, mereka juga memperoleh pemahaman dasar mengenai peralatan selam yang menjadi kompetensi penting dalam dunia kemaritiman.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Ditpolairud Polda Jambi. Pelatihan tersebut dinilai sangat membantu dalam mempersiapkan siswa menghadapi Basic Safety Training sebagai salah satu persyaratan kompetensi di bidang nautika.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ditpolairud Polda Jambi dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda, khususnya yang menempuh pendidikan di sektor kemaritiman, agar siap menghadapi tantangan dan standar keselamatan di dunia kerja.
































