Jambi – Kota Jambi mendapatkan proyek besar untuk pengolahan limbah rumah tangga di Kawasan Jambi Timur dan Kecamatan Pasar.

Proyek Sewerage System itu awalnya ditargetkan Komisoning (Uji Coba pertama) pada Mei 2023 ini, namun saat ini pekerjaan masih belum rampung.

Masih ada beberapa lokasi di kecamatan Jambi Timur dan kecamatan Pasar Kota Jambi yang belum dilakukan pengaspalan akibat galian proyek Sewerage System.

Pekerjaan galian yang sedang dilaksanakan di Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Pasar Jambi ini, merupakan proyek sanitasi (Metropolitan Sanitation Management Investment Project/MSMIP) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI dengan menggunakan dana bersumber dari Asian Development Bank (ADB).

Kontraktor pelaksana proyek tersebut adalah PT Adhi Karya dan PT Waskita, untuk pekerjaan galian. Pemerintah Kota Jambi sebagai pihak yang akan menerima manfaat (hibah) dari pekerjaan tersebut.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, Pemerintah Kota Jambi tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi pelaksanaan pekerjaan tersebut, namun dikarenakan pekerjaan ini berada di wilayah Kota Jambi, Pemkot Jambi sering memberikan teguran dan juga membantu fasilitasi pihak terkait (masyarakat, pihak balai dan kontraktor pelaksana) dalam hal pengembalian kondisi jalan, serta dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI bersama kontraktor pelaksana sebut Fasha, berjanji akan segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan terdampak akibat pekerjaan galian jalan.

Fasha mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak balai dan rekanan terkait dengan hal tersebut. Rencana proses uji coba dari proyek Sewerage System ini dijadwalkan pada bulan Mei 2023.

Fasha juga sudah terlihat geram, ia meminta pihak balai untuk perintahkan kontraktor pelaksana supaya segera menyelesaikan proyek ini dan segera menutup kembali jalan yang telah selesai digali.

“Jangan sampai menganggu aktivitas masyarakat dan ekonomi sekitar,” tegas Fasha.

“Dalam waktu dekat saya akan memanggil kembali pihak balai di Jambi dan kontraktor pelaksana untuk meminta penjelasan terkait progress pekerjaan ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, jika proyek Jambi Sewerage System selesai maka nantinya dapat menangani pengolahan limbah domestik di dua kecamatan di Kota Jambi, yakni pada Kecamatan Jambi Timur dan Pasar.