JAMBI –  Mulai 2 Mei 2023, angkutan batu bara di Jambi sudah boleh beroperasi. Angkutan batu bara di Jambi sudah boleh beroperasi, dengan syarat tertentu.

Hal ini dibenarkan Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi.

Kata dia, setelah libur idul fitri angkutan batu bara di Jambi akan kembali diperbolehkan untuk beroperasi.

“Akan mulai beroperasi lagi tanggal 2 Mei 2023,” katanya.

Dhafi menyebut, pada 2 Mei 2023, sopir sudah dibolehkan memuat batu bara ditambang, dan berjalan di jalan raya.

Sementara, syarat yang dimaksud Dhafi adalah, pihaknya akan memantau jumlah kuota angkutan batu bara yang beroperasi tersebut.

Dhafi mengatakan, kementerian telah menetapkan sebanyak 4.000 kendaraan batu bara untuk beroperasi dalam sehari.

Untuk itu, kata dia jika ditemukan kuota batubara lebih dari 4.000, maka akan distop kembali.

Begitu pula dengan tonase. Kata dia, jika melebihi 11,5 ton maka akan ditilang.

“Dan bila tonase lebih dari 15 ton akan kita tahan kendaraan dan muatannya,” tegasnya.

Dengan diperbolehkan lagi angkutan batu bara di Jambi beroperasi, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi juga mengimbau agar para sopir angkutan batu bara taat pada peraturan.

Di antaranya, jangan parkir di bahu jalan dan melebihi muatan yang telah ditentukan.

“Kita berharap pihak Dishub juga dapat membantu sesuai porsinya, seperti pemasangan rambu-rambu larang parkir, pengawasan dan pemeriksaan terkait tonase kendaraan,” tutupnya.