SEKATOJAMBI.COM, BATANGHARI – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian memperkuat program pembinaan kerohanian Islam dengan menjalin kerja sama strategis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, Rabu (12/2).
Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi dan Wakil Bupati Batang Hari. Kehadiran dua unsur pimpinan daerah itu menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam membangun sistem pembinaan anak binaan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
PKS antara LPKA Muara Bulian dan BAZNAS Kabupaten Batang Hari difokuskan pada penguatan mekanisme pengumpulan serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu poin utama kerja sama ini adalah optimalisasi penghimpunan zakat dari jajaran pegawai sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai solidaritas di lingkungan LPKA.
Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Batang Hari menyerahkan Surat Keputusan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) LPKA Muara Bulian. Legalitas ini menjadi landasan resmi bagi LPKA dalam mengelola zakat secara transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran.
Sementara itu, kerja sama dengan MUI Kabupaten Batang Hari diarahkan pada penguatan program pembinaan keagamaan Islam bagi anak binaan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan suasana pembinaan yang lebih khidmat, edukatif, dan sarat nilai moral, khususnya menjelang Ramadhan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan, menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan tonggak penting dalam penguatan pembinaan keagamaan dan pemberdayaan sosial di lingkungan LPKA.
“Melalui sinergi bersama BAZNAS dan MUI, kami berharap hadir program pembinaan spiritual, dukungan sosial, serta pemberdayaan yang berkelanjutan. Ini menjadi bagian dari ikhtiar membentuk anak binaan yang tidak hanya patuh hukum, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.
Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membangun lingkungan pembinaan yang religius dan harmonis.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi BAZNAS dan MUI dalam mempersiapkan program pembinaan yang berkelanjutan. Penguatan spiritual ini tidak hanya dirasakan oleh anak binaan, tetapi juga oleh seluruh petugas, sehingga tercipta iklim pembinaan yang sehat dan berkesinambungan,” kata Kasogi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Batang Hari, H. Muslim, M.Sy., menyambut baik terbentuknya kerja sama tersebut. Ia menilai pembentukan UPZ di LPKA Muara Bulian sebagai langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah.
“Melalui UPZ ini, kami berharap pengelolaan zakat berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembinaan serta kesejahteraan sosial. Penyerahan SK UPZ ini sekaligus menjadi penguatan kelembagaan pengelolaan zakat di lingkungan LPKA,” ujarnya.
Senada, Ketua Umum MUI Kabupaten Batang Hari, Drs. KH. Zaharuddin, AK, menyatakan kesiapan MUI untuk mendukung penuh pembinaan keagamaan di LPKA Muara Bulian. Dukungan tersebut mencakup pembinaan spiritual, pendampingan keagamaan, hingga penguatan nilai-nilai akhlak.
“Kami mengapresiasi langkah LPKA dalam memperkuat pembinaan keagamaan. MUI siap mendampingi agar anak binaan memiliki bekal iman dan akhlak yang kuat ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, LPKA Kelas II Muara Bulian menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, peningkatan spiritualitas, serta kesiapan anak binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
































