SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Upaya menekan risiko kecelakaan kerja dan lalu lintas di kawasan jalan tol terus diperkuat. Personel Ditlantas Polda Jambi menggelar pelatihan Safety Driving bagi karyawan PT Hakaaston, Jumat (13/02/2026), di Rest Area KM 42 Jalur Pijoan. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membangun kesadaran etika berkendara aman bagi pekerja lapangan.
Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Manajemen PT Hakaaston menyambut kehadiran Kasubdit Kamsel bersama para instruktur Ditlantas yang turun langsung memberikan pembekalan. Sejak awal, peserta didorong memahami bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar prosedur, melainkan kebutuhan mendasar dalam aktivitas kerja harian di jalan.
Dalam sambutan KBP Adi Benny Cahyono yang dibacakan Kasubdit Kamsel AKBP Dr Novrizal, ditegaskan bahwa keterampilan mengemudi tidak berhenti pada penguasaan teknis kendaraan. “Mengemudi adalah soal etika dan tanggung jawab menjaga nyawa, baik diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” demikian penekanan pimpinan Ditlantas.
Materi pelatihan disampaikan secara komprehensif melalui kombinasi teori dan praktik. Para instruktur bersertifikasi nasional, dipimpin AKP Fidelis Gulo, mengulas teknik berkendara selamat sesuai standar kepolisian, khususnya untuk kendaraan roda empat di jalur tol. Simulasi lapangan dirancang mendekati kondisi kerja nyata, sehingga peserta dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan langkah mitigasinya.
Pelatihan juga diwarnai diskusi interaktif. Sesi tanya jawab berlangsung hidup, dengan karyawan berkonsultasi langsung terkait tantangan keselamatan di jalur tol—mulai dari manajemen kelelahan, disiplin kecepatan, hingga pengambilan keputusan saat kondisi darurat. Pendekatan dialogis ini memberi ruang bagi peserta untuk mengaitkan materi dengan pengalaman lapangan.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, para peserta menyatakan komitmen bersama membangun budaya disiplin berlalu lintas, baik di lingkungan kerja maupun di jalan umum, khususnya kawasan tol. Komitmen ini dipandang krusial untuk menekan angka kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas yang berpotensi berdampak luas.
Perwakilan instruktur dari Sat PJR, Ipda Dogi, menegaskan bahwa keselamatan harus ditempatkan sebagai kebutuhan. “Keselamatan bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan. Melalui kegiatan ini, kami berharap karyawan PT Hakaaston menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Pelatihan Safety Driving ini menjadi bagian dari pendekatan edukatif dan preventif Ditlantas Polda Jambi dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha, sekaligus memastikan aktivitas operasional di jalur tol berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
































