SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Jambi–Palembang mendorong Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi mengeluarkan imbauan resmi bagi para pemudik lintas provinsi. Pengendara dari Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh yang menuju Sumatera Selatan diminta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari kemacetan panjang yang masih terjadi di ruas lintas timur.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meminimalkan risiko kelelahan pengendara akibat antrean kendaraan di jalur utama.
Menurutnya, rekayasa perjalanan melalui rute alternatif menjadi solusi realistis di tengah meningkatnya volume kendaraan menjelang arus mudik.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas provinsi untuk selalu memantau situasi Jalan Lintas Timur Jambi–Palembang dan menggunakan aplikasi peta digital sebagai panduan rute agar tetap berada di jalur yang benar,” ujar Kombes Pol Adi Benny dalam keterangannya.
Dua Opsi Jalur Alternatif
Ditlantas Polda Jambi merekomendasikan dua pilihan rute yang dapat digunakan masyarakat sesuai kebutuhan perjalanan, baik yang ingin memanfaatkan akses tol maupun jalur non-tol.
1. Rute Jalur Barat (Tersambung Tol)
Bagi pengendara yang mengutamakan efisiensi waktu tempuh, jalur barat menjadi pilihan utama dengan akses tol di akhir perjalanan. Rute yang disarankan meliputi:
Jambi – Sorolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.
Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju pusat Kota Palembang.
2. Rute Non-Tol (Jalur Tengah)
Sementara itu, bagi pengendara yang memilih perjalanan tanpa melalui jalan tol, Ditlantas menyarankan jalur lintas Sumatera bagian tengah dengan rute:
Jambi – Sorolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.
Rute ini dinilai dapat menjadi alternatif distribusi arus kendaraan sehingga kepadatan tidak terpusat di satu jalur utama.
Keselamatan Jadi Prioritas
Selain pengaturan rute, Ditlantas Polda Jambi juga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengemudi selama perjalanan jarak jauh. Pengendara diminta tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan.
“Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri. Segera beristirahat di pos-pos pelayanan atau rest area terdekat. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Adi Benny.
Polda Jambi, lanjutnya, terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan guna memastikan arus lalu lintas tetap kondusif selama periode mudik berlangsung.
Imbauan ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih matang, sekaligus mengurangi beban kepadatan di jalur utama Jambi–Palembang yang saat ini masih menjadi titik krusial pergerakan kendaraan antarprovinsi di Sumatera.
































