SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi memperketat pengawalan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membekali puluhan pengemudi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pelatihan safety driving, Rabu (20/5/2026) sore. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rantai distribusi logistik pangan bagi anak-anak berjalan aman, tertib, dan tepat waktu di seluruh wilayah Jambi.
Pelatihan yang digelar di Mako Ditlantas Polda Jambi itu menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program strategis nasional Asta Cita Presiden RI menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Dalam skema tersebut, keselamatan berlalu lintas dinilai menjadi faktor krusial yang tak bisa ditawar.
Kegiatan dibuka langsung Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. Sebanyak 50 pengemudi SPPG mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Hadir pula perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Korwil Jambi, Firgi, bersama jajaran pejabat utama Ditlantas Polda Jambi.
Dalam arahannya, Kombes Pol Adi Benny menegaskan kendaraan operasional MBG bukan sekadar armada pengangkut logistik biasa. Menurutnya, kendaraan berstiker MBG harus menjadi representasi kedisiplinan, profesionalisme, dan kepatuhan berlalu lintas di ruang publik.
Ia menyampaikan, arahan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., agar distribusi makanan bergizi bagi anak-anak tidak terganggu oleh persoalan kelalaian di jalan raya.
“ Satu insiden saja di jalan raya dapat berdampak besar pada keberlanjutan distribusi gizi anak-anak bangsa. Karena itu, atas arahan dan petunjuk Bapak Kapolda Jambi, kami menyelenggarakan pelatihan komprehensif ini. Kami ingin para pengemudi SPPG siap menjadi Duta Keselamatan Berlalu Lintas,” ujar Kombes Pol Adi Benny.
Selama pelatihan, para peserta digembleng dengan tiga materi utama yang difokuskan pada kemampuan teknis dan kesiapan menghadapi kondisi lapangan.
Materi pertama yakni ramp check mandiri. Dalam sesi ini, peserta dilatih memeriksa langsung kelayakan kendaraan sebelum beroperasi, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penanda, hingga kesiapan perangkat darurat.
Materi kedua adalah defensive driving di jalur sempit dan padat. Pengemudi dibekali teknik manuver aman di kondisi jalan yang memiliki karakteristik beragam seperti di wilayah Jambi. Fokus utama pelatihan ini agar distribusi logistik tetap tepat waktu tanpa membahayakan pengguna jalan lain.
Sementara materi ketiga menyasar teknik perparkiran tertib. Peserta mendapatkan pembekalan parkir lurus, paralel, hingga serong secara mendalam guna mendukung proses bongkar muat logistik agar tidak memicu kemacetan.
Selain penguatan keterampilan teknis, Ditlantas Polda Jambi juga menekankan pendekatan humanis dalam membangun budaya keselamatan berkendara. Kombes Pol Adi Benny meminta tim instruktur memberikan edukasi yang mudah dipahami sekaligus menanamkan etika berlalu lintas dan pentingnya mengendalikan ego saat berkendara.
“Kami meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan serius dan disiplin tinggi. Ini demi keselamatan diri sendiri, keamanan logistik berharga yang dibawa, dan juga masyarakat pengguna jalan lainnya,” katanya.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta yang dinyatakan memenuhi standar pelatihan menerima Piagam Penghargaan Safety Driving sebagai bentuk apresiasi sekaligus standarisasi kompetensi pengemudi SPPG.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan “Polantas Menyapa” yang diusung Ditlantas Polda Jambi. Melalui pola pembinaan tersebut, kepolisian berharap lahir pengemudi logistik MBG yang profesional, amanah, serta mengedepankan keselamatan demi mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi anak-anak di Provinsi Jambi.
































