SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Suasana hangat penuh keakraban mewarnai jamuan makan malam kehormatan yang digelar Pemerintah Kota Jambi bagi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin malam (01/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kota Jambi, sekaligus momentum mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran para pejabat tinggi negara yang berkenan hadir di Kota Jambi.
Menurutnya, kehadiran para wakil menteri tersebut menjadi kehormatan sekaligus suntikan semangat bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Jambi untuk terus bergerak maju.
“Kehadiran Bapak Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kota Jambi.
Ini menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap daerah terus terjalin dengan baik,” ujar Maulana.
Di hadapan Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.MH. unsur Forkopimda, kepala daerah, pimpinan DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan, Maulana menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai secara sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi daerah.
Ia mencontohkan proyek pengendalian banjir yang saat ini tengah dikerjakan di Kota Jambi. Program tersebut dapat berjalan berkat dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat.
“Kalau hanya mengandalkan kemampuan APBD Kota Jambi, tentu sulit mewujudkan proyek besar seperti ini. Berkat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan dukungan kementerian, pembangunan kolam retensi untuk mengatasi banjir dapat direalisasikan. Insya Allah, akhir tahun ini manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Maulana mengungkapkan bahwa pembangunan kolam retensi tersebut diproyeksikan mampu mengurangi sekitar 60 persen persoalan banjir pada kawasan sistem Sungai Asam yang selama ini menjadi titik rawan genangan di Kota Jambi.
Menurutnya, hubungan harmonis antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi telah membuka ruang kerja sama yang luas dalam mendorong percepatan pembangunan.
“Hubungan yang baik antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi membuat banyak persoalan dapat diselesaikan bersama. Ini menjadi contoh bahwa pembangunan akan lebih cepat tercapai jika semua pihak meninggalkan ego sektoral dan mengedepankan kebersamaan,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, Wali Kota Maulana juga memaparkan berbagai program strategis nasional yang telah berjalan di Kota Jambi. Salah satunya adalah implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja.
Ia menyebut, dari puluhan pelayanan pemenuhan gizi yang telah beroperasi, ribuan tenaga kerja lokal telah terserap dan berkontribusi dalam mendukung program tersebut.
Tak hanya itu, Maulana juga berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan ekonomi masyarakat, termasuk rencana pembangunan Kampung Nelayan di kawasan Seberang Kota Jambi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat rantai pasok kebutuhan pangan daerah.
“Kami ingin masyarakat nelayan mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar. Potensi perikanan yang ada harus dioptimalkan dan terhubung dengan program-program pemerintah yang sedang berjalan,” ujarnya.
Wali Kota Jambi Dr.dr.H.Maulana MKM mengajak seluruh tamu yang hadir untuk terus mempromosikan kekayaan budaya daerah, termasuk Batik Jambi yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Tanah Pilih Pusako Betuah.
Dengan penuh kehangatan, ia menyampaikan pantun yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
“Mau ke kota seberang, sempatkan diri membeli Batik Jambi. Jika jamuan kami membuat terkenang, Tanah Pilih Kota Jambi akan selalu menanti.”
Jamuan makan malam tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi menjelang agenda resmi peringatan HUT ke-80 Kota Jambi, kegiatan itu juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. pungkasnya(Noval)































