SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, personel yang tergabung dalam Operasi Antik Siginjai 2026 Polda Jambi melaksanakan apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan deteksi dini dan sosialisasi bahaya narkoba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi di Lapangan Hitam Mapolda Jambi yang dipimpin oleh AKBP Farouk Afero selaku Kasatgas Preemtif Ops Antik Siginjai 2026.
Usai apel, personel bergerak menuju Bandara Sultan Thaha Jambi untuk melaksanakan rangkaian kegiatan preventif yang dipimpin oleh AKBP Zaharuddin, S.Pd. selaku Kasatgas Preventif
Sesampainya di lokasi, Unit K9 Ops Antik Siginjai 2026 melaksanakan deteksi dini dengan menyisir kawasan parkiran Bandara Sultan Thaha Jambi. Didampingi personel Satgas Tindak Brimob, anjing pelacak melakukan pemeriksaan pada area parkir kendaraan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan bandara.
Kegiatan deteksi dini ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan kawasan bandara yang aman dan bebas dari narkoba.
Selanjutnya, personel Ops Antik Siginjai 2026 menggelar sosialisasi bahaya narkoba yang dihadiri Airport Operation, Service and Security Division Head Maulid Sakti, Airport Teknik Division Head Iwan Sutiono, S.T., serta 25 peserta yang terdiri dari mitra, tenant, dan stakeholder Bandara Sultan Thaha Jambi.
Dalam sambutannya, Maulid Sakti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Ops Antik Siginjai 2026 Polda Jambi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Menurutnya kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya, dampak, dan pengaruh buruk penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Jambi dengan PT Angkasa Pura.
Materi sosialisasi disampaikan oleh IPTU Dimas Wahyu Dwiputra, S.Tr., S.I.K., selaku Panit 1 Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jambi.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai jenis narkotika, modus peredaran gelap narkoba, dampak kesehatan dan konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pengedar, serta mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan kerja.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme dari para mitra, tenant, dan stakeholder bandara.
Kegiatan ini juga melibatkan personel Ops Antik Siginjai 2026 dari Satgas Preventif, Satgas Preemtif, Satgas Tindak, dan Satgas Banops.
Melalui kolaborasi tersebut, Polda Jambi berharap kesadaran dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat terhadap bahaya narkoba terus meningkat, sehingga Bandara Sultan Thaha Jambi tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.


























