SEKATOJAMBI.COM, TANJABTIM – Menghadapi musim kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga menggelar Shalat Istisqa secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (2/9/2026).
Untuk tingkat kabupaten, Shalat Istisqa dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti Wakapolres Tanjung Jabung Timur Kompol Muhammad Ridha, M.M., Pabung 0419/Tanjab Mayor Inf. Ahmad Riyadh, S.Ag., jajaran pemerintah daerah, personel Polres Tanjung Jabung Timur, ASN, serta masyarakat Kecamatan Sabak Barat.
Pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Timur Dilla Hikmah Sari, S.T., melalui Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan H. Moh. Idris, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar batin pemerintah bersama masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.
“Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus berupaya melakukan mitigasi, mulai dari pendistribusian air bersih hingga bantuan darurat lainnya. Namun, sebagai hamba yang beriman, kita sadar bahwa segala daya dan upaya manusia tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya rahmat dan rida dari Allah Subhanahu Wata’ala,” demikian pesan Bupati yang disampaikan H. Moh. Idris.
Memasuki acara inti, jamaah melaksanakan Shalat Istisqa yang dilanjutkan dengan doa bersama. Bertindak sebagai imam yakni Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanjung Jabung Timur KH. M. Darwis Bakri, Lc., M.Ag.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah kecamatan, antara lain Kecamatan Berbak, Sadu, Geragai, Muara Sabak Timur, Kuala Jambi, Dendang, Mendahara, Mendahara Ulu, dan Nipah Panjang. Pelaksanaannya melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Di Kecamatan Sadu, kegiatan diikuti sekitar 200 jamaah, sedangkan di Kecamatan Geragai sekitar 150 jamaah dan Kecamatan Kuala Jambi sekitar 100 masyarakat turut melaksanakan Shalat Istisqa.
Keterlibatan jajaran Polres Tanjung Jabung Timur bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas dalam menghadapi dampak musim kemarau, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Selain ikhtiar melalui doa, masyarakat juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menghemat penggunaan air selama kondisi kemarau berlangsung.
Selama seluruh rangkaian kegiatan Shalat Istisqa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.



























