SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung mengawal pengamanan aksi damai warga RT 03 Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Senin (26/10/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang menuntut penutupan stockpile pasir milik CV Lintas Makmur Sejahtera.
Sejak pagi, personel Polres Muaro Jambi bersama jajaran Polsek Jaluko disiagakan di lokasi untuk memastikan aksi berlangsung aman dan tertib. Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga mengatur arus lalu lintas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Dalam pelaksanaan pengamanan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan dialog persuasif. Wakapolres Muaro Jambi Kompol Aroni Candra, S.H., M.H., turut menemui massa aksi dan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, tidak menutup akses jalan, serta memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.
Bupati Muaro Jambi juga hadir menemui warga untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah mengagendakan pembahasan melalui rapat Tim Terpadu (Timdu) bersama instansi terkait guna menentukan langkah terhadap keberadaan stockpile tersebut.
Selama aksi berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat diberlakukan sistem buka tutup akibat aktivitas massa di depan gerbang stockpile. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Muaro Jambi kembali menemui warga dan mengajak seluruh pihak menjaga kepentingan bersama dengan memberikan ruang bagi kendaraan untuk melintas.
Melalui komunikasi yang dilakukan secara persuasif, warga bersedia memundurkan posisi massa dan tenda aksi dari badan jalan. Upaya tersebut membuat arus lalu lintas berangsur membaik hingga kembali ramai lancar, sementara warga tetap bertahan di lokasi untuk menunggu hasil pembahasan pemerintah daerah.
Sekitar pukul 19.20 WIB, Kapolres Muaro Jambi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi kembali menemui massa untuk menyampaikan hasil rapat Timdu. Berdasarkan hasil pembahasan dan kesepakatan instansi terkait yang hadir, pemerintah daerah memutuskan bahwa CV Lintas Makmur Sejahtera ditutup.
Setelah menerima penyampaian hasil rapat tersebut, warga kemudian membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 19.40 WIB. Tenda aksi dibuka dan masyarakat kembali ke rumah masing-masing. Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif, sementara arus lalu lintas kembali berjalan lancar.
Kapolres Muaro Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan komunikasi dan dialog dalam menyelesaikan persoalan, sehingga aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan tetap memperhatikan kepentingan umum.
“Polres Muaro Jambi berkomitmen mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat secara aman, tertib, dan humanis. Kami mengapresiasi sikap kooperatif warga yang telah bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas. Kami berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang baik, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif,” tutup Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H.


























