SEKATOJAMBI.COM, TANJAB TIMUR – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Pelabi, Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur tepatnya di Jalan Lintas Jambi–Muarasabak.
Kecelakaan ini terjadi pada Minggu sore (1/3/2026). Akibatnya, satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya dihantam truk dari belakang. Sementara satu orang lainnya mengalami luka berat.
Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Meiselin Lobat melalui KBO Lantas Iptu Dede Hidayat menjelaskan, kecelakaan melibatkan Honda Supra X 125 tanpa nomor polisi dan truk Hino Fuso hijau BH 8132 HU.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Bayu (19), mahasiswa asal Desa Lambur II, Kecamatan Muara Sabak Timur. Saat kejadian, ia berboncengan dengan Andika.
Menurut keterangan saksi, sepeda motor melaju dari arah Desa Kota Baru menuju Kota Jambi. Setibanya di Simpang KTM Geragai, motor keluar dari lorong dan masuk ke jalan utama.
“Diduga pada saat yang bersamaan, truk yang datang dari arah belakang tidak memiliki jarak aman yang cukup,” ujarnya.
Benturan keras tak terhindarkan. Bagian belakang motor tertabrak hingga terseret keluar badan jalan. Bayu mengalami cedera parah dan dinyatakan meninggal dunia di TKP, kemudian dibawa ke RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak.
Sementara Andika mengalami patah kaki kanan serta luka di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Diketahui pengemudi truk, Zainudin (50), warga Kabupaten Sarolangun, dilaporkan selamat tanpa luka.
Dari hasil olah TKP awal, kondisi jalan dilaporkan dalam keadaan baik, beraspal dan lurus dengan marka tidak terputus. Cuaca saat kejadian juga cerah.
Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp5 juta. Polisi telah mengamankan kedua kendaraan dan masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Iptu Dede Hidayat mengingatkan pentingnya disiplin dan kewaspadaan di jalan raya, terutama di jalur utama yang ramai kendaraan besar.
“Pengendara harus selalu menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi sekitar, khususnya saat memasuki jalan utama dari lorong atau persimpangan. Kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” pungkasnya.


























