SEKATOJAMBI.COM, TANJAB TIMUR – ASN Kantor Kementerian Agama Tanjung Jabung Timur mendapatkan pembinaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi pada Jumat (27/2/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Tanjung Jabung Timur, H. Muhammad Ikbal, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kakanwil yang dinilai sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan strategis bagi para ASN. Pada kesempatan ini, beliau juga memaparkan berbagai program unggulan Kemenag Tanjab Timur dalam rangka merangkul umat serta menjaga stabilitas kerukunan beragama di masyarakat.
Target Indeks Kerukunan Beragama
H. Mahbub Daryanto dalam arahannya menekankan signifikansi pencapaian target Indeks Kerukunan Beragama (IKB) pada angka 83,2. Beliau menegaskan bahwa angka tersebut tidak boleh berhenti sebagai data statistik semata, melainkan harus termanifestasi dalam bentuk harmoni nyata yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mencapai target tersebut, Kakanwil meminta dukungan penuh dari jajaran Kepala KUA, Penyuluh Agama, Penghulu, hingga Kepala Madrasah agar bergerak secara sinergis. ASN di Kantor Urusan Agama (KUA) disebut sebagai ujung tombak dalam merawat kerukunan di tingkat akar rumput, sementara lingkungan madrasah memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini kepada generasi muda.
Inovasi Ekoteologi dan Pelayanan Publik
Selain aspek kerukunan, pembinaan ini juga menyoroti implementasi konsep Ekoteologi, yaitu sebuah pendekatan keagamaan yang berwawasan lingkungan. Kakanwil menginstruksikan seluruh ASN untuk aktif memberikan edukasi kepada umat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian integral dari keimanan.
Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi, beliau juga menekankan Gerakan Kemenag Berdampak. Setiap program dan layanan keagamaan diwajibkan untuk tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus mampu memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi oleh umat.
Kegiatan ini diikuti secara khidmat oleh seluruh jajaran ASN di Kantor Kemenag Tanjung Jabung Timur, para Kepala KUA, Kepala Madrasah, Penghulu, serta Penyuluh Agama Islam di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
































