SEKATOJAMBI.COM, BATANG HARI – Polsek Bajubang bersama TNI, Pemerintah Desa Pompa Air, dan masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran dengan menggelar bakti sosial dan menyalurkan bantuan kepada tujuh kepala keluarga (KK) korban kebakaran di RT 09, Dusun Laman Teras, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bajubang Iptu Yudha Rengga Permana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Turut hadir Babinsa Desa Pompa Air Peltu Tomi Setiadi, Kapospol Bungku Aipda Onni Surono, Kepala Desa Pompa Air M. Yasin, S.E., Ketua BPD, kepala dusun, Ketua RT 09, serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada tujuh KK yang terdampak kebakaran, yakni Ajie, Agus, Dadang, Juhanda, Supri, Erlan, dan Ulfi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah rumah mereka terdampak musibah.
Kapolsek Bajubang Iptu Yudha Rengga Permana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga sekaligus mengimbau para korban agar tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.
“Musibah ini adalah ujian. Kami mengimbau para korban agar tetap tabah, ikhlas, dan tidak berputus asa. Polsek Bajubang akan terus hadir dan mendukung masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun menjaga situasi kamtibmas,” tegas Kapolsek Bajubang.
Iptu Yudha Rengga Permana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam membantu meringankan beban para korban.
Sementara itu, Kepala Desa Pompa Air M. Yasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran. Ia juga menginformasikan bahwa Bupati Batang Hari dijadwalkan meninjau langsung kondisi para korban.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan bantuan kepada para korban. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergitas Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami musibah.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.



























