SEKATOJAMBI.COM, TANJABBAR – Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bhabinkamtibmas Desa Terjun Gajah, Polsek Betara, Polres Tanjung Jabung Barat, Bripka Usman Kato-Karo, bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan sosialisasi serta imbauan pencegahan Karhutla, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Terjun Gajah tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya dan dampak Karhutla, sekaligus mendorong warga untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Usman Kato-Karo menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan sebagaimana Maklumat Kapolda Jambi. Warga juga diingatkan untuk menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla, terlebih saat kondisi lingkungan rawan kebakaran.
Kepala Desa Terjun Gajah, Anto Hasibuan, turut mengajak masyarakat untuk mematuhi ketentuan hukum terkait larangan pembakaran hutan dan/atau lahan. Warga juga diberikan pemahaman bahwa setiap tindakan pembakaran yang melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain pencegahan, masyarakat diminta berperan aktif dalam mendeteksi dan melaporkan secara cepat apabila menemukan titik api maupun kepulan asap. Laporan dapat disampaikan kepada Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, maupun petugas terkait untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan posko penanganan Karhutla, termasuk BPBD dan Manggala Agni.
Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas Polsek Betara Ipda Ucen, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan Karhutla.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila melihat api atau asap, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, atau pihak terkait agar dapat segera ditangani,” ujar Ipda Ucen.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga, potensi terjadinya kebakaran dapat ditekan serta penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan titik api.
Kegiatan tersebut juga mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat Desa Terjun Gajah. Warga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta turut berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla.
Polsek Betara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman Karhutla.



























