MUARATEBO– Ratusan rumah warga di Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo terendam banjir akibat diguyur hujan deras sejak tadi malam.

Hujan terjadi pada Sabtu (22/4/2023) sekira pukul 23.00 Wib hingga subuh.

“Iya ada sekitar 300 rumah yang terendam banjir, namun yang terdata hingga saat ini di RT 2 ada 99 rumah,1 rumah tidak kena banjir dikarenakan di atas bukit,” ungkapnya.

Banjir terjadi pada Minggu (23/4/2023) sekira pukul 5.00 Wib hingga saat ini.

Kata dia, di Desa Lubuk Mandarsah ada beberapa titik yang terendam banjir, di Dusun Sungai Landai, Tanjung Pauh, Pelayang Tebat, Lubuk Bungur.

Menurut laporan dari warga kata dia, ada 7 rumah yang hanyut terbawa arus akibat banjir dan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat yang terendam banjir.

Banjir diperkirakan mencapai 4 meter, menenggelamkan rumah warga, hingga saat ini warga sedang mengungsi ketempat yang lebih tinggi.

“Di RT 2 ada 100 KK, 1 rumah warga yang tidak terendam banjir, warga ngungsi kesano,” ucapnya.

Kata dia, banjir disebabkan dikarenakan luapan dari Sungai Ketalo, hingga saat ini air mulai berangsur surut.

“Lah mulai berangsur surut, tapi air masih deras” ucapnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, banjir ini terjadi biasa nya tidak lama, dikarenakan air hanya lewat di desa.

Antoni Faksi Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tebo saat dikonfirmasikan membenarkan ada nya peristiwa banjir tersebut.

“Benar kami bersama tim sedang menuju kesana,” pungkasnya.