SEKATOJAMBI.COM, BUNGO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bungo kembali menggelar razia rutin dan tes urin acak terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (7/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat komitmen pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap kondusif.
Kegiatan razia dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KA KPLP) Ilham Kurniadi bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Giyono serta jajaran regu pengamanan.
Razia difokuskan di Blok Anggrek kamar A-IV dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian dan barang-barang milik warga binaan. Selain penggeledahan kamar, petugas juga melakukan tes urin secara acak terhadap dua orang WBP.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kedua warga binaan tersebut dinyatakan negatif narkoba. Petugas juga tidak menemukan handphone maupun narkotika di dalam kamar hunian yang diperiksa.
Meski demikian, dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang seharusnya tidak berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut di antaranya korek gas, sendok stainless, gunting kuku, dan kartu remi.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameily, menegaskan bahwa razia rutin dan tes urin akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Razia rutin dan tes urin ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus upaya preventif untuk memastikan Lapas Muara Bungo tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Kami berkomitmen penuh mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dari handphone dan narkoba,” tegas Muhamad Kameily.
Sementara itu, KA KPLP Ilham Kurniadi mengatakan pengawasan terhadap blok hunian warga binaan akan terus diperketat melalui razia rutin maupun kontrol harian oleh petugas pengamanan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Pengawasan akan terus diperketat, baik melalui razia rutin maupun kontrol harian oleh petugas pengamanan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kasi Adm Kamtib Giyono menyebut pelaksanaan tes urin secara acak menjadi salah satu langkah strategis dalam meminimalisir potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan pemeriksaan secara berkala agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga serta menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dan sehat,” ungkap Giyono.
Seluruh rangkaian kegiatan razia berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tegas terhadap warga binaan.































