SEKATOJAMBI.COM, MERANGIN – Peristiwa suami bunuh istri menggemparkan warga Dusun Sungai Dilin, Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Kamis (7/8/2025) pukul 11.00 WIB.
Wina Elisti (17), tewas di tangan suaminya sendiri, Rezan Satriawan (21). Keduanya adalah petani kopi yang tinggal di Dusun Sungai Dilin, Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.
Kasus pembunuhan ini dibenarkan oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, melalui Kasat Reskrim Iptu Mulyono.
“Pelaku saat ini sudah diamankan,” sebutnya.
Dia mengatakan, bahwa Rezan telah menghabisi nyawa istrinya, Wina, dengan cara memukul kepala korban sebanyak 3 kali dengan kayu.
“Pelaku juga menusuk korban dengan pisau sebanyak 3 kali,” katanya.
Informasi awal yang dihimpun dari warga menyebutkan, awalnya mendengar suara cekcok dari arah pondok yang ditempati pasangan muda tersebut. Tak lama berselang, warga menemukan tubuh korban dalam kondisi tergeletak dan sudah tak bernyawa. Tubuhnya ditemukan di bawah pondok, diduga kuat akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala belakang kanan.
Tak jauh dari lokasi, Rezan ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke Klinik Ona, Desa Persiapan Sungai Tebal.
Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, Rezan mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun berwarna hijau, menusuk tubuhnya sendiri menggunakan senjata tajam, serta memukul kepala sendiri dengan benda tumpul.
Pasangan ini diketahui baru menetap di kawasan Sungai Dilin, Desa Koto Rami, sekitar 3 musim terakhir untuk mengurus kebun kopi milik seorang warga.
Pj Kades Koto Rami Widiastuti mengatakan, keduanya merupakan pendatang asal Bengkulu dan belum pernah melaporkan diri ke pihak desa.
“Kami tidak tahu mereka tinggal di situ. Baru tahu setelah kejadian,” katanya.
Jenazah korban telah dibawa ke Puskesmas Pasar Masurai untuk keperluan visum. sementara Rezan kini dirujuk ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko dalam kondisi luka dan masih dalam pengawasan pihak medis serta aparat keamanan.
Sekitar pukul 17.59 WIB, setelah sadar Rezan memberikan pengakuan mengejutkan. Ia mengakui telah menganiaya istrinya sendiri usai terlibat cekcok hebat. Menurut pengakuannya, tidak ada pihak ketiga dalam peristiwa ini, murni konflik rumah tangga. Setelah menyadari istrinya tak lagi sadarkan diri, dirinya panik dan melakukan serangkaian tindakan untuk mengakhiri hidupnya.































