SEKATOJAMBI.COM, BUNGO – Sebanyak 303 kotak amal yang tersebar di toko dan warung di Kota Muaro Bungo diamankan Satpol PP.
Bupati Bungo, H. Dedy Putra mengatakan hasil verifikasi pihak Densus 88 bahwa 104 diantaranya terafiliasi dengan jaringan teroris.
Sementara itu 199 lainnya diketahui milik Yayasan, Panti Sosial, Panti Asuhan, Pondok Pesantren hingga Masjid yang memiliki kedudukan jelas dan terdata.
“Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan pihak Densus 88, ternyata 104 dari 303 Kotak amal yang kini diamankan di kantor Satpol PP terafiliasi dengan jaringan teroris, sehingga harus kita sita” ungkapnya.
Terkait dengan isi dari kotak amal tersebut, Bupati mengatakan akan diserahkan kepada pihak Baznas Bungo untuk dimanfaatkan.
“Hasil rembug kita bersama seluruh unsur Forkopimda, kotak-kotak yang 104 ini akan diserahkan kepada Baznas Bungo. Nanti akan kita hitung bersama jumlahnya,” jelasnya.
Lanjut Dedy, untuk 199 kotak amal lainnya akan dikembalikan ke tempat semula, dan sebelumnya akan dilakukan pendaftaran terlebih dahulu oleh Dinas Sosial.
“Seluruhnya nanti kalau ada yang mau menitipkan kotak amal di toko-toko harus diverifikasi dan didaftarkan dulu melalui dinas sosial agar jelas kepemilikannya dan sedekah jariyah yang diberikan oleh umat benar-benar tersampaikan dengan baik,” tuturnya.
Terakhir Dedy Putra juga mempertegas kepada pihak Dinas Sosial agar tidak mempersulit proses pendaftaran kotak amal.
“Atas diamankannya ratusan kotak amal ini khususnya bagi 199 kotak amal yang jelas pemiliknya kami sampaikan permohonan maaf. Tujuan kami tidak lain dan tidak bukan hanya untuk menertibkan agar kemurahan hati umat Islam yang bersedekah ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” pungkasnya.



























