SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 5.000 sopir angkutan batu bara.

Bantuan berupa sembako ini diberikan atas dampak penghentian operasional batu bara melalui jalan umum.

Diketahui bansos tersebut direncanakan akan mulai dibagikan mulai akhir Februari.

Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, saat ini Pemprov Jambi sedang melakukan tahap realisasi terhadap rencana pemberian bantuan sosial untuk para sopir angkutan batubara.

“Pencairan atau pembagiannya dilakukan melalui kantor Pos setempat,” katanya, Minggu (11/2/2024).

Kata Johansyah, Pemprov Jambi mengharapkan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga para sopir angkutan batubara yang sejak Januari 2024 dilarang beroperasi melewati jalur darat.

Ia menjelaskan, tahapan pencairan bansos kepada para sopir hingga saat ini masih proses pemindahan dari alokasi bantuan tak terduga kepada organisasi perangkat daerah, yakni Dinas Perhubungan.

“Kita masih menunggu untuk proses terhadap sekitar 5 ribuan yang sudah masuk di daftar penerima bansos yang harus diverifikasi,” ungkapnya.

“Kita berharap bansos itu paling lambat akhir Februari ini kita salurkan,” tambahnya.

Perlu diketahui, bansos diberikan secara bertahap untuk tiga bulan, Januari, Februari, dan Maret 2024, senilai Rp 200 ribu per bulan.

Pemberian bantuan tahap pertama pada akhir Februari mendatang Rp 400 ribu (dua bulan), sedangkan tahap berikutnya pada Maret 2024 berjumlah Rp 200 ribu.

“Sesuai hasil rapat yang dipimpin sekda, bantuan dalam bentuk sembako, kita kerja sama dengan Bulog dan penyalurannya lewat PT Pos,” tutupnya.