SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menerima kunjungan jajaran pengurus Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Provinsi Jambi di Mapolda Jambi pada Rabu (6/5). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. menekankan bahwa peran lembaga keagamaan sangat krusial sebagai fondasi moral masyarakat. Menurutnya, pendekatan melalui nilai-nilai keimanan efektif dalam mencegah potensi perpecahan dan konflik sosial.
“Tugas menjaga keamanan bukan hanya milik aparat, tetapi panggilan bersama. Melalui pendekatan keagamaan, kita dapat menyentuh hati masyarakat untuk menjauhi perpecahan dan memperkuat persatuan,” ujar Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. di hadapan para pengurus GPIB.
Ia menambahkan, gereja memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing umat agar menjadi pembawa damai, sehingga tercipta harmoni di tengah keberagaman masyarakat Jambi.
Sementara itu, Ketua BP Mupel GPIB Provinsi Jambi, Pdt. Wilem Esau Talakua, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa GPIB tidak hanya fokus pada pembangunan iman jemaat, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjaga kedamaian sosial.
Hadir mendampingi Kapolda dalam audiensi tersebut antara lain Irwasda Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., Dir Intelkam Kombes Pol. Yuli Haryudo, S.E., dan Dir Binmas Kombes Pol. Henky Poerwanto, S.I.K., M.M.,
Sedangkan dari pihak GPIB, Pdt. Wilem didampingi oleh Sekretaris PHMJ Pnt. Laurent S. Aritonang, Ketua 1 PHMJ Pnt. Ferdinand Efrata, serta Ketua Panitia Pelembagaan Bajem Agape Mersam Pnt. Paian Rumahorbo.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini ditutup dengan harapan agar kolaborasi lintas elemen ini dapat terus terjaga demi mewujudkan situasi Jambi yang kondusif dan rukun.































