SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jambi menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Desa Mitra kali ini bertajuk “Intervensi Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pemberdayaan Masyarakat serta Pemanfaatan Bahan Lokal sebagai Strategi Pencegahan Stunting di Desa Arang-Arang Kabupaten Muaro Jambi.”
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya peningkatan kesehatan anak dan pencegahan stunting melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat, kader kesehatan, ibu balita, serta perangkat desa.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pengisian kuesioner terkait pengetahuan, sikap, dan keterampilan menyikat gigi, serta praktik menyikat gigi menggunakan phantom dengan pendampingan langsung dari tim pengabmas.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, drg. Karin Tika Fitria, M.Biomed, dalam laporannya menyampaikan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki hubungan erat dengan status gizi dan tumbuh kembang anak. Gangguan kesehatan gigi dapat memengaruhi pola makan anak sehingga berdampak pada risiko terjadinya stunting.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan bahan lokal sebagai bagian dari strategi pencegahan stunting,” ujarnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bahari IB yang menyambut dengan baik kegiatan ini sebagai upaya desa dalam memperbaiki profil kesehatan di Desa Arang arang melalui pemberdayaan masyarakat, serta memberi apresiasi terhadap pelaksanaan program desa mitra tersebut.
Menurutnya, edukasi kesehatan berbasis masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.
Pada sesi penyuluhan, peserta mendapatkan materi mengenai kesehatan gigi anak yang disampaikan oleh drg. Marina, dilanjutkan dengan edukasi mengenai peran ibu dan keluarga dalam tumbuh kembang anak oleh bidan desa. Selain itu, drg. Naning Nur Handayatun, M.Kes bersama drg. Retno Dwi Sari, M.Kes memberikan materi tentang kesehatan gigi berbasis pemanfaatan bahan lokal sebagai upaya mendukung pencegahan stunting.
Sebagai bentuk implementasi edukasi, peserta juga diberikan modul pembelajaran dan paket edukasi kesehatan. Tim pengabdian turut memperkenalkan konsumsi buah naga sebagai salah satu pemanfaatan bahan pangan lokal yang memiliki manfaat kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik menyikat gigi bersama yang diikuti secara antusias oleh peserta.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara bertahap. Pada tanggal 23 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kader sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.
Selanjutnya, pada tanggal 21 Mei 2026 dilakukan evaluasi kader untuk menilai pemahaman dan keterampilan kader setelah mengikuti pelatihan. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian kenang-kenangan media edukasi dan pemeriksaan kesehatan kepada Posyandu, Pustu, serta kader di sekolah sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasi dalam pelaksanaan Program Desa Mitra di Desa Arang-Arang.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program desa mitra ini juga diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi.
































