SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Seorang anak terjatuh ke dalam galian jaringan gas (jargas) di kawasan Paal Lima, Kota Jambi.
Insiden ini pun mendapat perhatian DPRD Kota Jambi, Dewan memastikan pihak pelaksana pembangunan jargas akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan pekerjaan dan aspek keselamatan di lapangan.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan pemanggilan tersebut telah dikoordinasikan bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi dan dijadwalkan berlangsung pada hari ini Senin (5/10/2026).
DPRD ingin mengetahui secara langsung bagaimana standar pengamanan diterapkan selama proses penggalian, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman dan aktivitas masyarakat.
“Besok kita akan panggil langsung pelaksana jargas untuk mereka klarifikasi. Kita juga akan meminta agar pengerjaan jargas itu dipasang rambu-rambu,” kata Faried, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, keberadaan galian proyek di lingkungan permukiman tidak boleh dibiarkan tanpa penanda yang jelas. Rambu-rambu dan pengamanan diperlukan agar warga, khususnya anak-anak, dapat mengetahui adanya pekerjaan dan potensi bahaya di lokasi.
Ia menegaskan, pemanggilan tersebut bukan sekadar untuk meminta penjelasan tetapi juga akan meminta pertanggungjawaban pihak pelaksana atas aspek keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
“Selain kita minta klarifikasi, kita juga minta pertanggungjawaban pihak pekerjaan proyek jargas. Besok kita panggil dan kita informasikan lagi,” tegasnya.



























