KUALATUNGKAL – Memasuki hari kedua peristiwa kecelakaan kapal yang terjadi di Sungai Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat pada Kamis, 13 April 2023 malam, tim gabungan SAR berhasil menemukan satu korban.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Padli melalui Kasat Polairud Kompol Syaiful Anwar membenarkan bahwa tim SAR gabungan berhasil menemukan satu penumpang kapal yang sebelumnya dinyatakan hilang pasca insiden kecelakaan tersebut.

Korban perempuan itu ditemukan mengambang mengikuti arus air dalam keadaan tengkurap dipinggir Sungai Pengabuan, tepatnya di gudang Alo (Pabrik Kelapa) tidak jauh dari lokasi kecelakaan kapal.

“Korban atas nama Kiki (32) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan mengambang di perairan Sungai Pengabuan Kuala Tungkal. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke RS Daud Arif Kuala Tungkal,” ujarnya, pada Jumat 14 April 2023.

Saat ini tim SAR gabungan masih melanjutkan pencairan satu korban lagi yang hilang dalam kecelakaan tersebut yakni Patim (5) yang juga merupakan anak dari Alm Kiki (32).

Diketahui bahwa sebelumnya telah terjadi Kecelakaan Kapal penumpang dengan rute Pasar Kualatungkal menuju Parit Batu Pahat pada 13 April 2023 Pukul 19.00 WIB. Dimana kapal penumpang dengan muatan 16 orang tersebut mengalami kecelakaan di Sungai Pengabuan.

Dalam peristiwa itu terdapat 12 orang selamat, kemudian 3 orang meninggal dunia yakni Nurbaiti (42), Faza (1) dan Kiki (32) sementara satu korban masih dalam pencairan Tim Sar Gabungan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 orang tenggelam di Sungai Pengabuan, Kecamatan Bramitam, Kabupaten Tanjab Barat, Kamis 13 April 2023.

Hingga kini belum diketahui 17 orang tersebut menggunakan kendaraan laut apa.

Apakah speedboat atau menggunakan jasa penyebrangan lainnya.

Informasi yang diperoleh para korban tersebut berasal dari Kelurahan Tungkal V, Kecamatan Sebrang Kota, Tanjab Barat.

Dari korban tersebut, informasinya salah satunya merupakan Dosen STAI An Nadwah Kualatungkal Dr Heru.

Terkait hal itu, Kepala Basarnas Jambi Kornelis mengatakan kejadian itu terjadi antara Kapal Penumpang dengan muatan 17 orang rute Pasar Kuala Tungkal menuju Parit Batu Pahat dengan Kapal jenis Kapal Motor.

“Setelah kita mendapatkan informasi tersebut, Kita berangkatkan Tim dari Unit Siaga SAR Tungkal menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Rubber boat dan RIB 02,” tukasnya.