Sekatojambi.com – Merangin_Bergulir kasus penganiayaan salah satu wartawan senior www.jambarpos.com yang di lakukan oleh oknum (DF) terindikasi diduga suruhan Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Muzakir, Bantah tuduhan tersebut atas suruhannya, Kamis (10/08/23).

Dari informasi yang di himpun media ini hal itu di sampaikan oleh Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Muzakir, melalui hasil konfirmasi awak media Bangko Independen dalam pemberitaan nya, Muzakir menjelaskan tidak pernah mengutus orang untuk menganiaya salah satu wartawan Merangin.

“Terkait PJ, saya tidak ada sama sekali melakukan intervensi, bahkan terkait kisruh  salah satu wartawan di Merangin itu demi allah saya juga tidak pernah dan tidak mengutusi orang terkait insiden itu terjadi,”Tegasnya

Beriringan dengan klarifikasi bantahan oleh Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Muzakir, wartawan senior jambarpos memaparkan terkait dengan hasil laporan nya ke Polres Merangin yang kabarnya sempat terhenti tadi malam karena tidak ada petugas selaku penerima laporan.

“Alhamdulillah hari ini saya sudah melaporkan perkara indikasi penganiayan terhadap diri saya pada pukul 14:00 Wib, (09/08/23) di kantor Forum Wartawan Merangin (FWM) usai menjalani tugas sebagai jurnalis dalam pemberitaan dugaan Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Nitip PJ. Bupati Merangin, dan sampai hari ini saya masih menduga itu orang suruhan Muzakir, Kepala Biro Umum Provinsi Jambi.”Terang Hendri.

Wartawan senior www.jambarpos.com Hendri, juga mendengar kabar terkait dengan bantahan klarifikasi Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Muzakir terkait tidak membenarkan bahwa dirinya mengutus orang untuk mengintimidasi salah satu wartawan di Merangin.

“Iya, saya juga sudah membaca terkait berita bantahan Muzakir, bahwa dirinya tidak mengutus orang mengintimidasi saya terkait pemberitaan itu, tapi perlu saya katakan kepada rekan-rekan media, bahwa dugaan saya itu tentu ada penguat, salah satunya saya masih punya chat whatsApp dari Muzakir, usai saya menulis berita di jambarpost.”Ucap Hendri.

Bahkan wartawan senior www.jambarpost.com Hendri, juga membeberkan terkait isi chat whatsApp dirinya dengan Kepala Biro Umum Provinsi Jambi Muzakir, dan dirinya merasa isinya chat itu adalah bagian dari bentuk ancaman.

“Ni bukti chat nyo ha, “Hati-hati nulis berita tu, dak menghargai lagi,” tulis Muzakir didalam bukti chat whatsApp dengan wartawan senior jambarpost itu.”Sembari menyodorkan.

Bergulir cerita, wartawan senior jambarpost Hendri, juga memaparkan kepada awak media, terlepas itu suruhan atau tidak, dirinya berharap pihak Polres Merangin mengindahkan laporan intimidasi dirinya selaku jurnalis dalam menjali tugas, dan berharap oknum pelaku bisa di panggil secapat mungkin.

“Pada intinyo, sayo berharap baik disuruh atau tidak oknum itu tersebut, yang jelas laporan intimidasi saya sebagai wartawan dalam menjalankan tugas di indahkan oleh Polres Merangin, semoga secapatnya pelaku bisa di panggil”Tegas Hendri.