SEKATOJAMBI.COM – Jambi
Alokasi anggaran pengadaan bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan wilayah Provinsi Jambi tahun anggaran 2026 mencapai angka fantastis.
Berdasarkan data paket pengadaan yang tayang pada sistem pengadaan pemerintah, total anggaran untuk kebutuhan makan narapidana, tahanan, anak binaan, dan warga binaan di sejumlah Lapas serta Rutan se-Jambi menembus Rp47.800.480.000.
Pengadaan tersebut dilakukan melalui metode E-Purchasing dan tersebar di sejumlah satuan kerja pemasyarakatan di Provinsi Jambi.
Rincian Anggaran per Lapas/Rutan
- Lapas Kelas IIA Jambi
Nilai paket: Rp13.043.640.000
Volume: 544.385 OH
Menjadi alokasi terbesar di Provinsi Jambi. - Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Nilai paket: Rp6.491.160.000
Volume: 270.465 OH - Lapas Kelas IIB Muara Bungo
Nilai paket: Rp5.492.520.000
Volume: 228.855 OH - Lapas Kelas IIB Sarolangun
Nilai paket: Rp5.588.880.000
Volume: 232.870 OH - Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal
Nilai paket: Rp5.037.000.000
Volume: 200.875 OH - Lapas Kelas IIB Muara Tebo
Nilai paket: Rp4.493.880.000 - Lapas Kelas IIB Bangko
Nilai paket: Rp3.486.480.000
Volume: 145.270 OH - Lapas Kelas IIB Muara Bulian
Nilai paket: Rp3.390.120.000
Volume: 141.255 OH - Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi
Nilai paket: Rp1.988.520.000
Volume: 82.855 OH - Rutan Kelas IIB Sungai Penuh
Nilai paket: Rp1.883.400.000
Volume: 78.475 OH
Total Keseluruhan Anggaran
Jika dijumlahkan seluruh paket yang tampil, maka total anggaran pengadaan bahan makanan warga binaan se-Provinsi Jambi tahun 2026 mencapai:
Rp47.895.600.000 (Empat Puluh Tujuh Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Enam Ratus Ribu Rupiah)
Analisa dan Telaah Anggaran.
Besarnya nilai anggaran ini menunjukkan bahwa kebutuhan makan warga binaan merupakan pos strategis dan wajib dipenuhi negara. Namun karena nilainya sangat besar, pengawasan harus dilakukan secara ketat.
Titik Rawan yang Harus Diawasi:
- Kesesuaian Jumlah Penghuni
Apakah jumlah warga binaan yang dijadikan dasar perhitungan benar sesuai kondisi riil setiap lapas/rutan? - Kualitas Bahan Makanan
Meski anggaran besar, sering muncul keluhan soal kualitas makanan di lapas. Ini harus diaudit. - Harga Satuan Perlu dibandingkan dengan harga pasar lokal Jambi. Jangan sampai terjadi markup.
- Volume Pengadaan OH (Orang/Hari) harus sesuai data penghuni selama 365 hari.
- Vendor/Penyedia Metode E-Purchasing wajib transparan dan kompetitif.
Desakan Pengawasan
Dengan nilai hampir Rp48 miliar, aparat pengawas internal pemerintah, BPK, BPKP, Kejaksaan, Kepolisian, serta KPK perlu memberi perhatian serius terhadap pengadaan bahan makanan ini.
Karena pengadaan makanan narapidana adalah sektor yang sering rawan menjadi permainan:
- pengurangan kualitas
- pengurangan porsi
- markup harga
- permainan distributor
- manipulasi jumlah penghuni
Anggaran besar wajib berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Negara memang wajib memberi makan warga binaan, namun uang rakyat juga wajib dijaga.
Jika tidak diawasi ketat, anggaran puluhan miliar ini berpotensi menjadi ladang bancakan tahunan.





























