SEKATOJAMBI.COM, TEBO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) dari Pengadilan Negeri (PN) Tebo, Selasa (21/04/2026). Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengukur efektivitas pembinaan warga binaan.
Rombongan Hakim Wasmat yang terdiri dari Fadillah Usman, S.H., M.H., Rudy M. Pardosi, S.H., dan Ahmad El Faruqi Saragih, S.H., disambut langsung oleh Kepala Lapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Erison Bangun serta Pelaksana Harian Kasubsi Registrasi Ivan Aditya.
Kegiatan pengawasan berlangsung menyeluruh, tidak hanya melalui peninjauan administrasi, tetapi juga lewat interaksi langsung dengan petugas lapas dan warga binaan. Dalam sesi tersebut, Hakim Wasmat melakukan wawancara dengan petugas guna memastikan implementasi putusan pengadilan telah dilaksanakan sesuai prosedur. Di sisi lain, wawancara dengan warga binaan dilakukan untuk menilai sejauh mana putusan pidana berkontribusi terhadap proses pembinaan dan perubahan perilaku.
Kepala Lapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, menegaskan bahwa kehadiran Hakim Wasmat menjadi elemen krusial dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, pengawasan eksternal seperti ini tidak hanya bersifat kontrol, tetapi juga menjadi sarana evaluasi berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kunjungan Hakim Wasmat PN Tebo sebagai bentuk sinergi dan kontrol bersama agar pelaksanaan pembinaan di Lapas Muara Tebo berjalan sesuai aturan dan tujuan pemasyarakatan,” ujarnya.
Sementara itu, Hakim Wasmat Fadillah Usman menekankan bahwa kegiatan pengawasan dan pengamatan merupakan mandat undang-undang yang harus dijalankan secara konsisten. Ia menyebut, kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa setiap putusan pengadilan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan secara efektif di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan putusan pengadilan dijalankan dengan baik serta melihat secara langsung perkembangan pembinaan warga binaan di lapas,” ungkapnya.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara lembaga peradilan dan institusi pemasyarakatan dalam membangun sistem hukum yang utuh. Koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada keadilan dan pembinaan yang berkelanjutan.
































