SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus menggencarkan upaya penurunan angka stunting.
Melalui program Jumat Berkah, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi menyalurkan 30 paket bantuan sembako dan gizi kepada warga di Lorong Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, Jumat (24/04/2026).
Program ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting yang masih menjadi perhatian serius.
Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sekitar 72 anak di Kecamatan Jambi Timur mengalami stunting.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, turun langsung ke lapangan bersama Sekretaris Dinas Sosial, perangkat RT, serta tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan fasilitator kelurahan (faskel) guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Hari ini kami bersama Dinas Sosial, RT, serta tim TKSK dan faskel menyalurkan bantuan. Program ini sudah berjalan hampir satu tahun, dengan memberikan makanan gratis kepada warga kurang mampu,” ujarnya di lokasi.
Selain pembagian sembako, Dinsos juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang mengalami stunting melalui bantuan bahan makanan bergizi seperti telur, susu, dan kebutuhan nutrisi lainnya.
“Kita menyasar anak-anak yang mengalami stunting dan kekurangan gizi. Ada sekitar 30 anak yang menjadi fokus bantuan kali ini, dengan pemberian asupan seperti telur, susu, dan lainnya,” tambahnya.
Yunita menjelaskan, indikator stunting dapat dilihat dari kondisi tinggi dan berat badan anak yang berada di bawah standar.
Karena itu, intervensi gizi menjadi langkah utama yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus berupaya menurunkan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi. Harapannya, ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kota Jambi yang mengalami stunting,” tegasnya.
Program Jumat Berkah sendiri dilaksanakan setiap pekan dengan sasaran yang berbeda.
Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan kepada kelompok masyarakat seperti pengemudi ojek dan pekerja sektor informal lainnya sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.































