SEKATOJAMBI.COM, MERANGIN – Kapolres Merangin AKBP Kiki membenarkan tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polres Merangin sempat dihadang sekelompok masyarakat saat akan melakukan penindakan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin.
Menurut AKBP Kiki, sebelum pelaksanaan operasi, tim dari Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polres Merangin untuk meminta perbantuan personel.
“Terkait dengan adanya informasi kegiatan penindakan PETI oleh tim gabungan dari Bareskrim dan jajaran Polres Merangin, bahwa sebelum melakukan penindakan tim Bareskrim telah melakukan koordinasi untuk perbantuan personel dalam melakukan penindakan,” katanya.
Namun, setibanya di lokasi, tim mendapati jumlah masyarakat yang berada di area penambangan cukup banyak. Selain itu, massa juga sempat melakukan perlawanan sehingga situasi dinilai tidak kondusif.
“Namun, setelah di lapangan melihat situasi bahwa jumlah masyarakat yang cukup banyak, dan sedikit melakukan perlawanan sehingga tim gabungan kembali untuk melakukan konsolidasi,” ujarnya.
Di lokasi juga terlihat satu unit alat berat jenis ekskavator dan bekas galian tanah.



























