SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Seorang pengendara motor bernama Suyatman (58), meninggal dunia setelah terlindas truk di Jalan Jambi–Tangkit, RT 06 Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIB.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel BH 8496 ME dengan sepeda motor Yamaha Vega tanpa nomor polisi.
Korban diketahui bernama Suyatman (58), warga Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, truk tersebut dikemudikan oleh seorang pelajar asal Kecamatan Sungai Gelam berinisial DA (13) yang diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta rekaman CCTV, kecelakaan terjadi ketika kendaraan melaju dari arah Kota Jambi menuju Tangkit.
Awalnya kata dia, mobil truk Colt Diesel berjalan di belakang sepeda motor Yamaha Vega.
“Saat sepeda motor mengurangi kecepatan karena ada truk lain yang hendak berbelok ke kanan, pengemudi truk di belakang diduga tidak mampu menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” jelasnya, Jumat (10/7/2026).
Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan terlindas truk hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selanjutnya polisi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan menemukan bahwa truk masih memiliki fungsi rem yang normal, tetapi lampu rem dan lampu sein belakang tidak berfungsi.
Sementara sepeda motor korban dalam kondisi rem, lampu utama, lampu rem, dan lampu sein masih berfungsi dengan baik.
“Usai kejadian, personel Satlantas langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muaro Jambi AKP Saalluddin menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh penyebab kecelakaan, termasuk menelusuri bagaimana kendaraan truk dapat dikemudikan oleh anak di bawah umur.
Saat ini kata dia, sedang dilakukan musyawarah untuk menyelesaikan kasus ini.
“Kasus diversi. Sekarang masih dalam musyawarah,” pungkasnya.



























