SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Polda Jambi membentuk Satgas TPPO untuk menindak tegas kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah dibentuknya Satgas TPPO, Polda Jambi mengungkapkan 11 kasus, yang terdiri dari pengungkapan seluruh polres jajaran Polda Jambi. Dalam kasus ini terdapat 11 korban.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto melalui Kasubbid Penmas, Kombes Mas Edy mengatakan, kasus TPPO ini dengan modus menjadikan korban sebagai PSK (Open BO) melalui MiChat. Para pelaku bertindak sebagai mucikari.

“Hingga hari ini Satgas TPPO Polda Jambi telah menangani 11 kasus dengan 13 tersangka,” kata Mas Edy.

Para agen atau penyalur PSK yang sudah ditetapkan tersangka merupakan hasil ungkap kasus oleh Ditreskrimum Polda Jambi dan polres jajaran.

“Kasus terbanyak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 2 kasus,” kata Mas Edy.

Hingga saat ini Satgas TPPO terus mencari dan menelusuri seluruh aktivitas yang diduga perdagangan orang.

Pihak kepolisian meminta bantuan masyarakat Jambi, jika memiliki informasi adanya dugaan perdagangan orang dalam bentuk apapun.