SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Aksi komplotan copet yang terdiri dari 8 orang ibu-ibu meresahkan para pedagang dan pembeli di Pasar Talang Banjar.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (26/9/2025) lalu, saat sejumlah pembeli mengaku kehilangan barang berupa uang belanjaan ketika sedang berbelanja.
Korban yang merasa kehilangan sejumlah uang kemudian melapor ke pedagang pasar. Bersama para pedagang, mereka mengecek rekaman CCTV dan mendapati gerombolan ibu-ibu tersebut melakukan aksi pencopetan dengan modus mengincar pembeli yang sedang fokus memilih barang dagangan.
Puncaknya, pada Senin (29/9/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, beberapa orang dari komplotan itu kembali terlihat mondar-mandir di area pasar.
Pedagang yang sudah waspada segera memberi tahu pedagang sekitar lainnya. Akhirnya, pedagang berhasil mengamankan 3 orang pelaku dari komplotan copet tersebut.
Zuraini, salah satu pemilik toko di Pasar Talang Banjar mengatakan, begitu melihat wajah para komplotan copet tersebut, mereka langsung meneriaki dan mengamankan 3 orang ibu-ibu. Sementara pelaku lainnya berhasil kabur.
“3 pelaku berhasil diamankan dan sempat memicu amarah geram dari ibu-ibu pedagang. Waktu itu ramai yang merundung pelaku dari ibu-ibu pedagang maupun warga pembeli, karena itu ditempat dagangan saya jadi tidak terlalu mengikuti aksi ricuh warga karena juga waspada mengamankan dagangan saya,” ujarnya, Selasa (30/09/2025).
Sementara itu, Syaril yang juga pendagang di pasar merasa resah dengan peristiwa ini.
“Kalau korbannya pembeli, pastinya tingkat kepercayaan konsumen pasar pun menjadi menurun karena adanya koplotan-koplotan seperti ini berkeliaran di sekitar pasar,” ujarnya.
Kini, ketiga pelaku kemudian diserahkan ke pihak Polsek Jambi Timur untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasi Humas Polresta Jambi Ipda Deddy membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini para pelaku telah diamankan di Polsek Jambi Timur guna penyelidikan lebih lanjut.
“Benar, ada yang diamankan, saat penyidik tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, nanti akan kami sampaikan kembali updatenya,” katanya.
































