SEKATOJAMBI.COM, TANJAB TIMUR – Satlantas Polres Tanjab Timur mencatat 36 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukumnya sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Berdasarkan data Satlantas Polres Tanjab Timur, kecelakaan yang terjadi selama 5 bulan terakhir didominasi oleh kendaraan roda empat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tanjab Timur, Ipda Heri, mengatakan hasil analisa dan evaluasi menunjukkan bahwa Jalan Lintas Jambi-Sabak, terutama di kawasan Zona 5 WKS, menjadi salah satu lokasi dengan tingkat kecelakaan tertinggi di wilayah tersebut.
“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, Jalan Lintas Jambi-Sabak di kawasan Zona 5 WKS masih menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas,” ucapnya.
Dirinya menjelaskan, sejumlah faktor menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan. Di antaranya rendahnya kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas, kelalaian saat berkendara, hingga kebiasaan mengemudi dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan kondisi jalan maupun lingkungan sekitar.
Selain itu, faktor kelelahan, kurang konsentrasi saat mengemudi, mengantuk, serta kondisi kendaraan yang tidak layak jalan juga kerap menjadi pemicu kecelakaan.
“Kurangnya konsentrasi saat berkendara, mengantuk, serta tidak memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan juga menjadi penyebab yang sering ditemukan di lapangan,” jelasnya.
Untuk menekan angka kecelakaan yang tinggi ini, Satlantas Polres Tanjab Timur terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Berbagai imbauan juga rutin disampaikan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak mengemudi dalam kondisi lelah, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta menghindari berkendara dengan kecepatan berlebihan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, diharapkan jumlah kecelakaan di Kabupaten Tanjab Timur dapat terus ditekan sehingga tercipta keamanan, ketertiban dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya.
































