SEKATOJAMBI.COM, TANJAB BARAT – Personel Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat bersama tim gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap dua pekerja yang hilang akibat runtuhnya jembatan penyeberangan di Sungai Limau, RT 05 Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa terjadi saat proses penurunan jembatan yang akan difungsikan sebagai akses kendaraan roda empat penghubung Desa Sungai Landak menuju Desa Pasar Senin, Kecamatan Pengabuan. Runtuhnya konstruksi diduga akibat kondisi tanah longsor yang menyebabkan tiang penyangga tidak mampu menahan beban.
Akibat kejadian tersebut, dua pekerja berinisial I (35) dan N.A (42) dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus sungai yang deras.
Kasatpolairud Polres Tanjung Jabung Barat, M. Ramadhansyah, menyampaikan bahwa tim gabungan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi hingga ke arah hilir menggunakan perahu.
“Tim gabungan melakukan penyisiran serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan Sat Polairud Polres Tanjab Barat, Polsek Pengabuan, Basarnas Kuala Tungkal, BPBD Tanjab Barat, serta masyarakat setempat. Hingga saat ini, proses pencarian terhadap kedua korban masih terus berlangsung.
































