SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Jaran Siginjai 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi yang digelar di Aula Lantai 3 Siginjai Mapolda Jambi, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Kabag Binops Roops Polda Jambi AKBP Heru Widayat DJ, S.H., M.H., didampingi Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K., dan Kasubdit IV Ditintelkam Polda Jambi AKBP Farouk Afero. Kegiatan diikuti para Kabag Ops, Kasat Reskrim Polres jajaran atau yang mewakili melalui Zoom Meeting, serta personel yang terlibat dalam operasi.
Latihan Pra Operasi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis Polri dalam mempersiapkan personel, menyamakan persepsi, serta meningkatkan efektivitas penanggulangan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polda Jambi.
Dalam amanat Karo Ops Polda Jambi yang disampaikan Kabag Binops Roops Polda Jambi, dijelaskan bahwa Operasi Jaran 2026 menyasar pelaku curanmor, jaringan atau komplotan, penadah kendaraan hasil kejahatan, serta lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana tersebut.
Personel juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai modus pencurian kendaraan, di antaranya pencurian kendaraan yang diparkir di tempat umum, penggunaan kunci T atau alat khusus, serta pemanfaatan kelengahan pemilik kendaraan.
Selain itu, peredaran kendaraan hasil curian yang melibatkan jaringan lintas kabupaten atau kota menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi. Untuk itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antar wilayah guna mengungkap jaringan serta memutus mata rantai kejahatan curanmor.
Sementara itu, Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K., menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi periode Januari hingga Agustus 2026, terjadi perubahan anatomi kasus curanmor, baik dari segi waktu maupun lokasi kejadian.
AKBP Imam Rachman, S.I.K., menegaskan pentingnya koordinasi apabila terdapat kendala dalam penanganan perkara maupun kebutuhan bantuan dari Ditreskrimum Polda Jambi.
Dalam pelaksanaan operasi, target operasi meliputi orang, tempat, benda, maupun alat yang digunakan dalam tindak pidana, sesuai dengan target operasi berdasarkan perkiraan intelijen.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., memberikan arahan kepada seluruh personel yang terlibat. Wakapolda Jambi menekankan agar operasi dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, khususnya dalam mengungkap jaringan curanmor serta memastikan target operasi, baik orang maupun barang, dapat ditindaklanjuti secara optimal.
“Laksanakan operasi dengan penuh rasa tanggung jawab, ungkap jaringan curanmor, TO harus terungkap, baik orang maupun barang,” tegas Wakapolda Jambi dalam arahannya.
Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., juga mengingatkan personel agar tidak memberikan kelonggaran terhadap penadah kendaraan hasil kejahatan.
Selain itu, personel diminta memetakan para residivis ranmor yang telah bebas serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum dalam mengambil tindakan terhadap pelaku kejahatan.
Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., juga meminta seluruh jajaran meningkatkan keaktifan dalam pelaksanaan operasi, menyelesaikan kendala pengisian EMP, serta menjaga kekompakan dan keselamatan anggota selama bertugas.
Kegiatan Latihan Pra Operasi Jaran Siginjai 2026 kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh instruktur dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
Melalui pelaksanaan Latihan Pra Operasi ini, Polda Jambi terus memperkuat kesiapan personel dan koordinasi lintas satuan guna mendukung pelaksanaan Operasi Jaran Siginjai 2026 dalam rangka penanggulangan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polda Jambi.



























