SEKATOJAMBI.COM, MUARO JAMBI – Sebuah rumah permanen milik Apriadi (31), warga RT 06 Desa Berembang, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, nyari hangus terbakar tak bersisa pada Kamis (11/6/2026) pagi.
Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan 1 kamar beserta sejumlah barang di dalamnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, Indra (72), yang merupakan tetangga korban, kebakaran pertama kali diketahui setelah dirinya mencium bau gosong dari arah rumah Apriadi.
Saat keluar rumah untuk memastikan sumber bau tersebut, Indra melihat asap tebal disertai kobaran api keluar dari salah satu kamar rumah korban.
“Saksi kemudian langsung memberitahukan kepada Wina, istri korban, yang saat itu sedang berada di warung miliknya di depan rumah,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar bersama keluarga korban segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, 1 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi tiba di lokasi. Setelah melakukan proses pemadaman selama beberapa menit, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.55 WIB sehingga tidak sempat merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kebakaran tersebut, 1 ruang kamar mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah barang di dalamnya, seperti pakaian, kasur, dan sebagian plafon rumah, hangus terbakar.
Kerugian material akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Petugas dari Polsek Sekernan yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Martin Hadi, S.H., bersama personel lainnya langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi yang terpasang di dinding kamar. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
































