JAMBI – Nama MontD’or Oil Tungkal Limited yang mengelola wilayah kerja migas Tungkal, Jambi, muncul dalam sejumlah temuan penting dokumen pemeriksaan terkait tata kelola sektor hulu migas. Perusahaan tersebut tercatat dalam beberapa tabel pemeriksaan yang menyoroti kewajiban dana pemulihan lingkungan (ASR), potensi kurang bayar PPh Migas, hingga aset tanah.
Rangkaian data ini menempatkan MontD’or Oil Tungkal sebagai salah satu KKKS yang perlu mendapat perhatian regulator dalam aspek kepatuhan administrasi, fiskal, dan lingkungan.
Dana Pemulihan Lingkungan (ASR): Piutang Hampir USD1,7 Juta
Dalam tabel Rincian Estimasi Biaya ASR dan Piutang per 31 Desember 2022, MontD’or Oil Tungkal tercatat memiliki kewajiban pencadangan dana pemulihan lingkungan atau Abandonment and Site Restoration (ASR) dengan rincian:
KKKS: MontD’or Tungkal Ltd
Wilayah Kerja: Tungkal
Estimasi Biaya ASR: USD4.030.000,00
Saldo Dana Giro ASR: USD1.964.683,57
Kewajiban per 31 Desember 2022: USD3.548.137,15
Penyetoran sampai 2022: USD1.855.301,58
Kurang Setor / Piutang per 31 Desember 2022: USD1.692.835,57
Jika dirupiahkan dengan asumsi kurs Rp16.000 per USD, maka potensi piutang ASR tersebut setara sekitar Rp27,08 miliar.
Hasil Appraisal ASR Dinilai Lebih Tinggi dari Perhitungan Awal, Dalam dokumen lain terkait evaluasi ulang ASR oleh pihak independen (ITS), MontD’or Oil Tungkal juga tercantum dalam tabel perbandingan antara estimasi biaya versi KKKS dengan hasil appraisal berikut rinciannya :
Estimasi Biaya ASR versi KKKS USD4.030.000,00, Hasil Appraisal ITS USD9.565.586,87, Selisih USD5.535.586,87 Jika dikonversi ke rupiah, selisih tersebut setara
Rp88,56 miliar
Artinya, biaya penutupan sumur dan pemulihan lingkungan versi appraisal independen jauh lebih tinggi dibanding angka yang dicadangkan sebelumnya.
SKK Migas Minta MontD’or Segera Koordinasi
Dalam dokumen tindak lanjut, SKK Migas disebut akan melakukan koordinasi dengan sejumlah KKKS, termasuk:
Petrogas (Basin)
Kalrez Petroleum (Seram)
MontD’or Tungkal
Tujuannya agar perusahaan mematuhi dan menggunakan hasil appraisal independen dalam penyesuaian dana ASR.
Langkah ini dinilai penting agar saat masa operasi berakhir, tidak terjadi kekurangan dana untuk rehabilitasi lingkungan.
Potensi Kurang Bayar Pajak Migas Tahun Buku 2021
MontD’or Oil Tungkal juga tercantum dalam tabel Perhitungan Kurang Bayar PPh Migas Tahun Buku 2021.
Rinciannya:
Nilai PPh FQR Final 2021: USD912.020,16
Pembayaran: USD0
Selisih / Kurang Bayar: USD912.020,16
Jika dirupiahkan setara sekitar:
Rp14,59
Aset Tanah Sebelum 2010 Juga Tercatat
Dalam tabel inventarisasi tanah, MontD’or Oil Tungkal juga muncul pada daftar tanah yang diperoleh sebelum 2010 dan belum dilakukan inventarisasi serta penilaian (IP), namun sudah tersaji di neraca.
Rinciannya:
Nama KKKS: MontD’or Oil Tungkal Limited
Jumlah Line Item: 2
Nilai Perolehan: Rp2.453.884.000
Nilai Wajar: Rp2.453.884.000
Meski nilainya sama, keberadaan aset lama yang belum diinventarisasi menjadi catatan tersendiri dalam tata kelola BMN Hulu Migas.
Apa Risiko Jika Tidak Ditindaklanjuti?
Pengamat migas menilai jika dana ASR tidak sesuai kebutuhan riil, maka
risiko yang muncul adalah, sumur tua tidak ditutup sesuai standar
Fasilitas migas terbengkalai
Lahan dan lingkungan tidak direhabilitasi.
Beban biaya berpotensi beralih ke negara Sementara temuan pajak berpotensi mengurangi penerimaan negara.
Posisi Strategis Wilayah Tungkal
Wilayah kerja Tungkal berada di Provinsi Jambi, kawasan yang memiliki sejarah panjang eksplorasi migas. Karena itu, kepatuhan operator dalam aspek fiskal dan lingkungan menjadi perhatian masyarakat daerah.
Penulis : Tim Litbang Sekatojambi































