SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi kembali menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi kalangan pelajar melalui program Polantas Menyapa Police Go To School di SMAN 10 Kota Jambi, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret Polda Jambi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini guna menekan angka kecelakaan di kalangan remaja.
Program yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB tersebut digelar atas arahan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya edukasi keselamatan berkendara bagi generasi muda, khususnya pelajar yang masuk kategori usia produktif dan rentan menjadi korban maupun pelaku pelanggaran lalu lintas.
Kegiatan edukasi interaktif itu dipimpin langsung oleh Kasi Dikmas Ditlantas Polda Jambi Kompol Devita Efrina, S.I.K., bersama Tim Kamsel Ditlantas Polda Jambi. Para siswa tidak hanya menerima materi teori mengenai aturan lalu lintas, tetapi juga mendapatkan demonstrasi safety riding serta praktik berkendara aman.
Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan program tersebut dirancang agar pelajar memahami pentingnya keselamatan di jalan raya secara langsung dan aplikatif.
“Para siswa diberikan pemahaman mulai dari penggunaan helm berstandar SNI, teknik pengereman yang benar, hingga pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Benny.
Selain edukasi teknis berkendara, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai etika berlalu lintas dan pentingnya membangun kesadaran hukum di jalan raya, khususnya bagi Generasi Z (Gen Z) yang saat ini mendominasi pengguna kendaraan roda dua di kalangan pelajar.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab yang diselingi pembagian doorprize menarik bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan terkait keselamatan berlalu lintas.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi Dr. Novrizal, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pengendara yang disiplin dan bertanggung jawab di masa depan.
“Kami ingin adik-adik pelajar di SMAN 10 Kota Jambi tidak hanya mahir berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar takut kepada petugas,” tegas Novrizal.
Menurutnya, edukasi secara berkelanjutan menjadi salah satu langkah efektif untuk membangun budaya malu melanggar aturan lalu lintas di kalangan remaja.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban antara personel Ditlantas Polda Jambi dengan para siswa dan pihak sekolah. Melalui program yang terus digalakkan ini, Polda Jambi berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja di Kota Jambi dapat terus ditekan menuju target Zero Accident.































