SEKATOJAMBI.COM, JAMBI – Polresta Jambi meningkatkan kegiatan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan mengerahkan ratusan personel gabungan pada Sabtu malam (25/7/2026) hingga Minggu dini hari.
Sebanyak 374 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Jambi, dan instansi terkait diterjunkan untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kota Jambi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam akhir pekan.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi yang dipimpin Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., jajaran Forkopimda, serta personel gabungan.
Kapolresta Jambi menjadi salah satu unsur utama dalam pelaksanaan patroli tersebut. Usai apel, personel langsung disebar ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas untuk melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., mengatakan, KRYD difokuskan untuk mengantisipasi aksi geng motor, kenakalan remaja, balap liar, serta tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Menurutnya, patroli yang dilakukan jajaran Polresta Jambi tidak semata-mata mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan langkah preventif melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini untuk mengantisipasi kenakalan remaja. Sambil patroli nanti kami juga akan mengimbau anak-anak yang masih berada di jalan agar segera pulang ke rumah dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan maupun membahayakan diri sendiri,” tegas Kapolresta.
Selain melakukan patroli, personel Polresta Jambi juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, terutama kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas maupun membahayakan keselamatan mereka.
Kapolresta menegaskan bahwa peningkatan patroli merupakan langkah preventif Polri untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan mampu mencegah aksi kriminalitas, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana mengapresiasi sinergi yang dilakukan Polresta Jambi bersama TNI dan Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga keamanan wilayah.
Menurutnya, keberadaan CCTV sebagai sarana pengawasan tidak dapat sepenuhnya menggantikan kehadiran aparat di lapangan. Karena itu, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, ketua RT, dan masyarakat tetap diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman.
“Walaupun CCTV sudah terpasang di Kota Jambi, namun kehadiran petugas juga menjadi hal yang tak kalah penting. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu sinergitas antara Forkopimda Kota Jambi, ketua RT, dan juga masyarakat. Keamanan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Kota Jambi yang aman,” ujar Wali Kota Jambi.
Melalui KRYD yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Polresta Jambi menunjukkan komitmennya untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Dengan mengedepankan patroli preventif, penegakan hukum, serta pendekatan humanis, Polresta Jambi berupaya memastikan Kota Jambi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.



























