SEKATOJAMBI.COM, – Seorang driver taksi online Maxim di Jambi ditemukan tewas mengenaskan dibunuh kawanan perampok alias begal yang menyamar menjadi penumpang.
Risdianto (47), warga Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung Kota Jambi, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (14/4/2024). Mayatnya ditemukan di kawasan kebun sawit Jalan Ness, Kabupaten Batanghari.
Risdianto sempat dikabarkan menghilang tanpa kabar sejak sehari sebelum lebaran, Selasa (9/4/2024).
Salah seorang kerabat korban menjelaskan, sebelum menghilang, korban berpamitan pergi bekerja menggunakan kemeja kotak-kotak dan jeans biru, pada 9 April 2024.
“Korban sehari-hari berprofesi sebagai driver taxi Online. Pada hari itu korban pamit untuk bekerja, tapi tiba-tiba korban tidak bisa dihubungi,” katanya.
Menurut keluarga korban, Risdianto mendapat orderan masuk jam 11.25 dari depan Jamtos dengan tujuan ke lorong Zuhdi perumahan Al Kautsar Mendalo.
Namun sebelum sampai di titik tujuan, mobil berputar arah lagi keluar dari lorong kemudian masuk lagi.
“Mobil sempat mutar-mutar keluar masuk lorong sekitar 4 jam-an sampai ke sungai buluh bolak balik,” katanya.
Kemudian pada pukul 14.30 WIB, si pengorder mencoba membatalkan orderan tapi tidak bisa dibatalkan.
Mereka terus berputar-putar hingga pukul 15.30 WIB. Setelah 4 jam dari orderan dengan otomatis orderan terselesaikan.
“Posisi yang mesan maxim terakhir jam 18.13 masih di Muara Tabir. Hp nya di daerah Muara Tabir,” katanya.
Pada 10 April pihak keluarga kemudian membuat laporan polisi tentang kehilangan Risdianto di Mapolda Jambi.
Lima hari setelahnya, jenazah korban ditemukan di pinggir jalan Ness Kabupaten Batanghari pada Minggu (14/4/2024).
Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Metro untuk dilakukan autopsi.
Kemudian, pihak kepolisian mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku begal yaitu pemuda asal Muara Tabir Tebo Agam Santoso (19) berstatus mahasiswa.
Agam Santoso ini lah yang memesan orderan Maxim dengan tujuan ke Sungai Duren.
Kemudian satu pelaku Afif Tramubia (22) Warga Sungai Duren, Muaro Jambi. Dia ditangkap tim Resmob Polda Jambi di Hotel Harisman, Kota Jambi, Minggu malam (14/4/2024).
Keberadaan Afif diketahui dari keterangan tersangka Agam yang ditangkap lebih dulu. Saat digerebek, Afif berusaha melawan sehingga dia terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Afif tak berkutik setelah ditembak petugas.
Keduanya mengaku membunuh driver Maxim Risdianto lalu membuang mayat korban di perkebunan sawit PTPN 6 di Kawasan Ness, Batanghari.
“Tersangka AS sudah kita tangkap dan amankan di Polsek Muara Tabir,” tutupnya.































